BRIGHTON & HOVE – Karena mewabahnya Virus Corona (Covid-19), maka kompetisi Liga Inggris 2019-2020 untuk sementara waktu dihentikan. Menurut putusan yang telah ditetapkan, kompetisi sepakbola kasta tertinggi di Negeri Ratu Elizabeth itu baru akan dilanjutkan lagi pada 3 April 2020.
Kendati demikian, putusan tersebut mendapat pandangan sinis dari sejumlah pihak. Mereka pasalnya tidak yakin bahwa di tanggal tersebut situasi dan kondisi sudah membaik, sehingga kompetisi Liga Inggris 2019-2020 bisa berlanjut. Bahkan, kalaupun memang sudah membaik, ada faktor lainnya yang menghalangi.
Baca juga: Mason Mount Abaikan Perintah Chelsea untuk Isolasi Diri

Kepala Eksekutif Brighton & Hove Albion, Paul Barber, adalah salah satu orang yang tak yakin bahwa kompetisi Liga Inggris akan berlanjut pada 3 April 2020. Sebab, saat ini sejumlah klub menginstruksikan kepada para pemainnya untuk melakukan isolasi diri selama 14 hari.
Selama isolasi diri, para pemain tentunya tidak berlatih seperti biasa, sehingga kebugaran tubuh mereka menurun. Menurut Barber, membutuhkan waktu sekira 14 hari lagi untuk membuat para pemain kembali dalam kondisi prima dan siap bertanding.
"Kami memiliki beberapa tim yang memberlakukan isolasi diri, yang mana membuat sulit untuk memikirkan tanggal itu (3 April 2020). Para pemain tidak hanya harus menyendiri selama 14 hari, mereka juga harus berada dalam kondisi mendekati kebugaran pertandingan lagi,” jelas Barber, seperti dilansir dari Football London, Senin (16/3/2020).
“Hal itu tentunya bisa memakan waktu tujuh hingga 14 hari lagi. Jadi kita punya sejumlah kerumitan di sini, yang jauh melampaui soal memikirkan keuangan," tandas Barber.
(Fetra Hariandja)