DERBY – Striker Derby County, Wayne Rooney, mengkritik lambannya pihak otoritas di Inggris untuk menghentikan liga di tengah merebaknya wabah virus Korona. Ia pun merasa kesal karena keputusan untuk menunda liga terkesan lamban.
Awalnya pihak EFL maupun Liga Inggris sempat bersikukuh untuk meneruskan kompetisi meski kasus positif di Inggris semakin meningkat. Namun, keinginan tersebut harus dihentikan karena pelatih Arsenal yakni Mikel Arteta dan winger Chelsea Callum Hudson-Odoi ikut terinfeksi.

Kini, Liga Inggris ditangghukan hingga 3 April mendatang, sedangkan EFL yang menaungi Divisi Championsihip, League One dan League Two dihentikan sampai 4 April 2020. Meski keputusan sudah dibuat, tetapi Rooney sempat merasa jengkel karena para pemangku kepentingan seolah tak peduli dengan wabah virus Korona.
Baca juga Rooney Sebut Ronaldo Makan Junk Food Sebelum Bertanding
“Setelah diadakan pertemuan darurat (hari Jumat), setidaknya keputusan yang benar telah diambil. Sebelum itu, rasanya hampir semua pesepakbola di Inggris diperlakukan seperti Babi Guniea,” ungkap Rooney, mengutip dari Goal, Senin (16/3/2020).
“Padahal olahraga lainnya seperti tenis, Formula One, Rugbi, Golf, dan sepakbola di negara lain sudah ditangguhkan. Sedangkan kami diberi tahu untuk terus bermain,” tambah mantan pemain Man United tersebut.
“Di Derby County, kami duduk di tempat latihan pada Kamis menunggu (perdana menteri) Boris Johnson untuk berbicara. Orang-orang merasa cemas. Syukurlah (pemilik kepentingan) sepakbola mengambil keputusan tepat pada akhirnya,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.