Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gary Neville Yakin Man City Bakal Kalahkan UEFA soal Larangan Bermain di Eropa

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Selasa, 18 Februari 2020 |21:20 WIB
Gary Neville Yakin Man City Bakal Kalahkan UEFA soal Larangan Bermain di Eropa
Gary Neville. (Foto: Reuters)
A
A
A

MANCHESTER – Pengamat sepakbola, Gary Neville, yakin Manchester City bakal lolos dari sanksi yang diberikan oleh Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) terkait pelarangan bermain di kompetisi Eropa selama dua musim. Hal itu dikarenakan Neville percaya Man City akan menang di Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS).

Man City diberikan sanksi pelarangan bermain di kompetisi Eropa selama dua musim dan denda 30 juta euro atau sekira Rp445 miliar karena UEFA menyebut skuad asuhan Josep Guardiola itu telah melangggar Financial Fair Play (FFP). Namun, saat ini Man City tengah berusaha melakukan banding ke CAS untuk lolos dari sanksi tersebut.

Baca Juga: Gary Neville Tentang UEFA soal Aturan Financial Fair Play

Skuad Manchester City

Melihat kasus tersebut, Neville tampaknya cukup geram dengan UEFA. Karena itu ia berharap dan yakin Man City memenangkan banding tersebut dan lolos dari sanksi yang diberikan oleh UEFA.

“Menurut saya, Man City akan mengalahkan UEFA (di CAS). Saya sama sekali tidak percaya dengan mereka (UEFA), mereka adalah organisasi tanpa harapan yang menerapkan keputusan tidak jelas untuk hal-hal yang berbeda. Itu akan menjadi masalah di CAS, namun saya pikir Man City yang akan memenangkannya,” jelas Neville, melansir dari laman resmi Daily Mail, Selasa (18/2/2020).

Nevill sangat mendukung Man City karena ia tak suka dengan cara UEFA dalam mengatur FFP. Menurutnya, FFP telah menjadi halangan bagi suatu kompetisi untuk bisa kompetitif. Karena jika sang pemilik klub tak bisa memberikan dana kepada tim kepunyaannya, maka Neville merasa takkan ada tim-tim seperti Man City, Paris Saint-Germain (PSG), dan Chelsea di masa depan.

Jika tak ada tim yang bisa berkembang dengan pesat berkat bantuan dana dari pemilik klub selayaknya Man City dan Chelsea, maka Neville merasa Liga Inggris akan tak semenarik sekarang. Klub-klub yang menang tentu akan itu-itu saja sehingga kompetisi akan menjadi tak kompetitif. Itulah yang membuat Lampard sangat menentang peraturan FFP.

“Mengatakan Man City bisa mengejar Man United melalui jalan biasa tentu tak masuk akal. Satu-satunya cara agar Man City bisa mencapai level yang adil karena melalui investasi pemiliknya,” tambah Neville.

“Ide tentang anti-kompetitif (seperti FFP) dalam dunia sepakbola adalah hal yang konyol. Suatu ide yang hanya ada dua atau tiga tim yang menang disetiap musimnya adalah sebuah ide anti-kompetitif,” pungkasnya.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement