Sarri Tak Pernah Minta De Ligt Lakukan Diet

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 05 Februari 2020 04:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 05 47 2163458 sarri-tak-pernah-minta-de-ligt-lakukan-diet-pCD8o1whEg.jpg Matthijs de Ligt berlatih (Foto: Media Juventus)

TURIN – Sejak bergabung dengan Juventus pada bursa transfer musim panas 2019, Matthijs de Ligt belum mampu menunjukkan performa yang benar-benar mengesankan sebagaimana saat di Ajax Amsterdam. Tak ayal, kondisi tersebut memunculkan sejumlah kabar negatif soal De Ligt.

Alih-alih memainkan De Ligt, Pelatih Juve, Maurizio Sarri, pada awalnya lebih senang menempatkan Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci di jantung pertahanan. Hal itulah yang membuat De Ligt kemudian harus rela ditempatkan di bangku cadangan.

Baca juga: Diminati Barcelona, Begini Respons Bernardeschi

Sejumlah berita mengklaim bahwa Sarri meminta De Ligt untuk melakukan diet sebelum bek asal Belanda itu dipercaya tampil sebagai starter. Akan tetapi, kabar tersebut malah ditertawakan oleh De Ligt. Pasalnya, Sarri tak pernah memintanya untuk melakukan diet tersebut.

De Ligt membeberkan alasan Sarri menempatkan dirinya sebagai pemain cadangan lantaran sang pelatih ingin ia beradaptasi terlebih dahulu. Sehingga, ketika tampil sebagai starter, De Ligt bisa menampilkan performa yang memuaskan. Meski begitu, Chiellini ternyata mendapat cedera, sehingga De Ligt terpaksa harus mengemban tanggung jawab lebih cepat dari yang direncanakan.

“Kabar tersebut benar-benar cerita yang liar. Itu tidak mengejutkan saya lagi. Kadang-kadang saya pikir saya memiliki permainan yang layak, tetapi ternyata ada yang salah setelah semuanya. Tapi itu hanya pendapat. Penting untuk mengetahui apa yang saya lakukan dengan baik dan apa yang salah - dan saya tahu itu dengan baik,” terang De Ligt, menukil dari Mirror, Rabu (5/2/2020).

“Setiap pemain baru harus mendapatkan waktu untuk beradaptasi dengan tim. Juventus sudah memiliki dua bek yang hebat, Chiellini dan Bonucci. Rencananya adalah membiarkan saya masuk ke dalam tim secara perlahan, tetapi hasilnya berbeda. Jelas itu bagus bahwa saya sudah bisa bermain, tetapi Anda langsung dilemparkan ke dalam. Itu tantangan besar bagi saya," tandas De Ligt.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini