Share

Barcelona vs Leganes, Lenglet Akui Strategi Setien Makin Membaik

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 31 Januari 2020 11:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 31 46 2161130 barcelona-vs-leganes-lenglet-akui-strategi-setien-makin-membaik-LXZ2tddS6V.jpg Momen Lenglet sebelum cetak gol di laga Barcelona vs Leganes. (Foto: Twitter Barcelona)

BARCELONA – Kemenangan baru saja diraih Barcelona saat menjamu Leganes di laga 16 besar Copa del Rey 2019-2020 yang berlangsung pada Jumat (31/12020) dini hari WIB. Tak tanggung-tanggung, Lionel Messi dan kawan-kawan mampu melibas Leganes dengan skor telak 5-0 atas tim tamunya tersebut.

Menangnya Barcelona atas Leganes itu pun menjadi kemenangan ketiga yang telah diraih oleh pelatih anyar mereka, yakni Quique Setien. Walau pada laga sebelumnya Barcelona kalah 0-2 dari Valencia, kini skuad tersebut sudah bangkit dan mampu menghajar lawannya dengan skor yang sangat telak.

Baca Juga: Lionel Messi Catatkan 500 Kemenangan, Paling Sering Lawan Sevilla

Tentu hasil itu sangat disambut baik oleh para pemain Barcelona, khususnya Clement Lenglet. Bek Blaugrana –julukan Barcelona– tersebut bahkan merasa sangat senang karena permainan timnya sudah mulai membaik sejak kedatangan mantan pelatih Real Betis itu.

Lenglet juga percaya permainan timnya masih akan terus berkembang menjadi lebih baik karena menurutnya strategi Setien sangat sempurna untuk permainan Barcelona. Jadi, intinya pemaina asal Prancis itu sangat senang dengan keputusan Barcelona memilih Setien untuk menggantikan peran Ernesto Valverde sebagai juru taktik dari klub tersebut.

“Kami (Barcelona) masih bisa terus berkembang, namun intinya kami sudah berada di jalur yang tepat. Sistem permainan kami tergantung terhadap lawan yang kami hadapi di sebuah pertandingan. Hari ini (Barcelona vs Leganes) saya pikir dengan empat pemain bertahan kami bermain dengan sempurna dan Barcelona bermain baik,” terang Lenglet, mengutip dari Marca, Jumat (31/1/2020).

Sebelumnya, kehadiran Setien di Barcelona memang cukup disambut dengan baik oleh beberapa pihak. Sebab pelatih berusia 61 tahun itu dianggap mampu mengembalikan permainan tika-taka yang merupakan jati diri Barcelona dalam beberapa tahun yang lalu dan sempat menghilang di era Valverde.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini