Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Solskjaer Sebut Skema Bola Panjang Liverpool Sulit Dihentikan

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Senin, 20 Januari 2020 |10:00 WIB
Solskjaer Sebut Skema Bola Panjang Liverpool Sulit Dihentikan
Gol Mohamed Salah tercipta dari skema umpan panjang (Foto: Premier League)
A
A
A

Ole Gunnar Solskjaer mengatakan, Liverpool mampu membuat perbedaan pada laga tersebut dengan permainan bola panjang dari belakang ke depan. Ketika si kulit bundar diterima dengan baik oleh Roberto Firmino, Mohamed Salah, atau Sadio Mane, maka The Anfield Gank sulit dihentikan.

“Liverpool adalah tim yang gemar bermain direct di Liga Inggris. Mereka membuat Anda tertekan, tetapi lini tengah dan belakang kami cukup mampu meredamnya. Namun, ketika bola panjang jatuh di kaki Mane, Salah, dan Firmino, semuanya menjadi sulit karena ketiganya selalu berusaha menerima umpan di belakang pemain Anda,” papar Ole Gunnar Solskjaer, dikutip dari Goal, Senin (20/1/2020).

Perkataan Ole Gunnar Solskjaer itu diperkuat dengan data yang dirilis situs Whoscored. Liverpool tercatat melepaskan bola panjang sebanyak 63 kali dalam 90 menit pertandingan serta menciptakan dua peluang lewat serangan balik kilat.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement