LONDON – Penyerang Chelsea, Olivier Giroud, memiliki kemungkinan besar untuk hengkang dari klubnya tersebut pada bursa transfer musim dingin 2020. Pasalnya, Giroud akan segera menemui Manajer Chelsea, Frank Lampard, untuk membahas kelanjutan kariernya.
Sejak Chelsea ditangani Lampard pada awal musim 2019-2020, Giroud sejatinya lebih sering ditempatkan di bangku cadangan. Tercatat, sepanjang musim ini Giroud baru dipercaya tampil sebanyak tujuh kali bersama Chelsea di semua kompetisi.
Baca juga: Lampard Yakin Bisa Maksimalkan Pemain Muda Chelsea
Ketimbang memainkan Giroud, Lampard nyatanya lebih senang menurunkan Tammy Abraham. Apalagi, performa Abraham sendiri terbilang apik. Dari 25 kali bertanding, penyerang 22 tahun itu sukses membukukan 13 gol dan lima assist. Hal itu tentunya membuat Lampard semakin percaya terhadap Abraham.

Kemungkinan Giroud untuk hengkang dari Chelsea semakin besar karena kontrak penyerang asal Prancis itu bersama The Blues hanya akan berlaku hingga 30 Juni 2020. Dengan kata lain, jika Chelsea tak melepas Giroud pada Januari 2020, maka mereka akan kehilang sang penyerang dengan gratis di akhir musim.