LONDON – Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, merasakan kekecewaan setelah Unai Emery mengalami pemecatan di Arsenal pada Jumat 29 Desember 2019. Mourinho mengaku tidak bisa merasa senang ketika harus mendengar seorang pelatih dipecat dari klub.
Jika menilik dari performa Emery selama 18 bulan menangani Arsenal, Mourinho mengaku tak bisa berkomentar banyak. Tetapi satu pasti yang membuat ia merasa sedih karena Emery akan kehilangan pekerjaan akibat pemecatan tersebut.

“Satu setengah musim kan? Saya tidak bisa mengomentarinya. Saya tidak tahu perasaannya, jika Unai sendiri senang untuk pergi, saya tidak bisa mengatakannya,” ungkap Mourinho, mengutip dari Goal, Sabtu (30/11/2019).
Baca juga Pemecatan Emery Bikin Mourinho Rasakan Deja Vu
“Saya selalu kecewa ketika seorang pelatih pergi, bahkan ketika saya sedang menunggu pekerjaan, atau ketika saya membutuhkan seseorang untuk dipecat agar pada akhirnya menjadi suatu kemungkinan bagi saya, tetapi itu bukan sesuatu yang saya nikmati,” tambahnya.
“Dalam sepakbola dan dalam kehidupan, ketika saya mendengar tentang penutupan pabrik atau orang-orang yang mengalami kisah seperti ini, saya tidak pernah bahagia,” lanjut pelatih berpaspor Portugal tersebut.

Mourinho sendiri pernah mengalami nasib serupa ketika harus angkat kaki dari Old Trafford karena kinerjanya yang buruk bersama Man United. Namun, kini setelah sekian lama menganggur, Mourinho telah mendapatkan pekerjaan baru dengan menjadi pelatih Tottenham.
(Bagas Abdiel)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.