nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemecatan Emery Bikin Mourinho Rasakan Deja Vu

Bagas Abdiel, Jurnalis · Sabtu 30 November 2019 04:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 30 45 2136262 pemecatan-emery-bikin-mourinho-rasakan-deja-vu-Eg49gxNnEV.jpg Jose Mourinho (Foto: Reuters)

LONDON – Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, ikut menyatakan kesedihannya saat melihat rekannya sesama pelatih, Unai Emery mengalami pemecatan. Pelatih berpaspor Spanyol itu harus angkat kaki, setelah Arsenal memberhentikan jabatannya sebagai pelatih pada Jumat 29 Desember 2019.

Dukungan pun keluar dari mulut Mourinho yang ikut sedih mendengar kabar pemecatan Emery. Sebagai pelatih yang pernah mengalami nasib serupa, Mourinho sangat memahami apa yang sedang dirasakan Emery.

Jose Mourinho

Mourinho sendiri seperti merasakan deja vu ketika ia mengalami pemecatan dalam kariernya sebagai pelatih. Terakhir, sebelum ia melatih Tottenham, Mourinho pun mengalami nasib serupa ketika Man United memutuskan jabatannya dari kursi pelatih pada akhir 2018.

Baca juga Andai Masih Nganggur, Mourinho Tetap Tolak Latih Arsenal

“Itu selalu menjadi berita buruk. Saya merasakannya seabagi anak ketika ayah saya dipecat sebagai manajer, saya merasakannya sendiri ketika saya telah dipecat sebelumnya. Tidak ada satu pelatih pun yang dipecat membuat saya senang. Saya selalu merasakan situasi deja vu,” ungkap Mourinho, mengutip dari Goal, Sabtu (30/11/2019).

Meski begitu, Mourinho tetap memberi dukungan kepada Emery untuk kembali ke ruang istirahat. Mourinho pun yakin, Emery takkan membutuhkan waktu yang lama untuk segera mendapat pekerjaan baru karena kualitas yang dimiliki.

Jose Mourinho

“Jadi saya sedih untuk itu tetapi itulah namanya hidup. Unai adalah pelatih yang fantastis. Sedikit istirahat dan klub besar lain akan datang untuknya dan kariernya akan kembali ke jalurnya lagi. Jadi tidak ada drama, hidup harus terus berjalan dan Anda akan mendapatkan klub lain,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini