Menpora Malaysia Sebut Pengeroyokan Suporter Indonesia Hoax, Ini Pengakuan Korban

Bagas Abdiel, Jurnalis · Sabtu 23 November 2019 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 23 51 2133508 menpora-malaysia-sebut-pengeroyokan-suporter-indonesia-hoax-ini-pengakuan-korban-xulxukfLNI.jpg Suporter Timnas Indonesia (Foto: PSSI)

PADANG – Pernyataan mengejutkan datang dari Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq, yang membuka suara terkait pengeroyokan suporter Indonesia di Negeri Jiran pascalaga Malaysia vs Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Melalui akun Instagram resminya @syedsaddiq, ia menegaskan video yang beredar terkait kasus pengeroyokan tersebut adalah hoax.

“Kepada rekan-rekan di Indonesia, tolonglah jangan percaya hoax, berita palsu, fitnah, yang berkata bahwa ada pendukung Indonesia yang dipukul, dan juga ada penusukan yang dilakukan oeh pendukung Malaysia. Video tersebut adalah hoax, tipu, fitnah dan tidak betul,” ucap Syed Saddiq.

Suporter Timnas Indonesia

Akan tetapi pernyataan Syed Saddiq langsung dibantah oleh salah satu korban yang akhirnya membuka suara terkait pengeroyakan tersebut. Korban bernama Yovan tersebut merasa kecewa karena pernyataan Syed Saddiq berbanding terbalik dengan apa yang ia alami.

Baca juga Kemenpora RI Tuntut Pemerintah Malaysia Minta Maaf

Melalui Instagram-nya, ia memberikan klarifikasi jika pengeroyakan yang dialami suporter Indonesia di Malaysia adalah benar. Yovan pun merasa tersakiti karena tidak ada permintaan maaf yang keluar dari pihak Malaysia dan malah menganggap itu adalah hoax.

“Saya merasa sangat sedih dan merasa kasihan, karena sekelas menteri bisa mengeluarkan statement seperti itu. Ini saya, Yovan salah satu korban yang ada di Bukit Bintang malam itu. Yang videonya kawan-kawan lihat,” ucap Yovan.

“Saya ingin mengklarifikasi bahwa yang divideo itu benar dan tidak hoax sama sekali. Ini adalah buktinya (menunjuk bekas pukulan di bagian bawah mata). Anda lihat ini. Ini adalah bukti kebiadaban suporter Malaysia malam itu, dan ini adalah nyata,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini