LONDON – Saat ini Inter Milan sedang berusaha membeli penyerang Chelsea, yakni Olivier Giroud. Mereka berniat mendatangkan pemain asal Prancis itu pada bursa transfer musim dingin 2020 yang jatuh pada Januari tahun depan.
Segala hal telah dilakukan Inter agar bisa mendapatkan tanda tangan Giroud. Seperti halnya mengirimkan langsung Direktur Olahraga mereka, yakni Piero Ausilio, ke London untuk bertemu langsung dengan pihak The Blues –julukan Chelsea. Dikirimnya Ausilio agar bisa memperlancar negosiasi antara kedua klub tersebut.
Baca Juga: Ini Janji yang Diberikan Mourinho Usai Dipercayai Melatih Tottenham

Akan tetapi, dari hasil pertemuan itu membuat antusiasme Inter untuk merekrut Giroud di jendela transfer mendatang justru sedikit menurun. Sebab ada dua hal yang ternyata membuat Inter berpikir-pikir ulang untuk mendatangkan mantan pemain Arsenal itu.
Seperti yang dilaporkan La Gazzetta, Kamis (21/11/2019), dua hal yang membuat peluang Giroud untuk bergabung dengan Inter bisa menjadi gagal salah satunya adalah karena gaji sang pemain. Inter tampaknya keberatan bila harus membayar gaji Giroud sebesar 8 juta euro atau sekira Rp124 miliar per musim.
Lalu alasan keduanya karena Inter juga tak setuju dengan keinginan Giroud yang mau kontraknya bersama Nerazzurri –julukan Inter– sampai 2022. Sebab Inter hanya mau mengontrak Giroud 22 bulan saja di kesepakatan awalnya itu. Jadi, Inter maunya mengontrak Giroud sampai 2021 terlebih dahulu.

Dua alasan itulah yang membuat Inter akhirnya berpikir ulang untuk membeli Giroud dari Chelsea. Padahal, Giroud sendiri tampaknya sudah sangat ingin pergi dari Chelsea lantaran kesulitan mendapatkan waktu bermain. Sementara Inter mengincar Giroud karena ingin dijadikan pelapis Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez, jika saja kedua pemain andalan tim tersebut tak bisa bermain.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.