nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Calon Ketum PSSI Ingin Rijkaard Latih Timnas Indonesia

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 31 Oktober 2019 00:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 31 51 2123871 calon-ketum-pssi-ingin-rijkaard-latih-timnas-indonesia-SvX52XTsSY.jpg Calon Ketum PSSI, Vijaya Fitriyasa, berambisi mendatangkan Frank Rijkaard ke Indonesia (Foto: Barcelona)

JAKARTA – Calon Ketua Umum (Ketum) PSSI 2019-2023, Vijaya Fitriyasa, berambisi mendatangkan pelatih kenamaan asal Belanda, Frank Rijkaard, jika terpilih pada Kongres Luar Biasa (KLB) 2 November mendatang. Ia menilai, sosok eks pelatih Barcelona itu sangat cocok untuk menangani Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

Sosok Pelatih Timnas Indonesia memang tak lepas dari perbincangan penikmat sepakbola Tanah Air selama satu tahun terakhir. Pasalnya, PSSI seperti kesulitan mencari suksesor yang tepat dari Luis Milla yang kontraknya tidak diperpanjang usai Asian Games 2018.

Prestasi Timnas Indonesia di bawah Simon McMenemy kian merosot (Foto: Okezone/Heru Haryono)

Baca juga: 11 Calon Ketum PSSI Diundang Hadiri Diskusi Olahraga

Dua nama sudah mengisi kursi kosong yang ditinggalkan pria berpaspor Spanyol itu. Mulai dari Bima Sakti dan yang terbaru, Simon McMenemy, gagal mengangkat prestasi skuad Garuda. Peringkat Timnas Indonesia di daftar ranking FIFA pun melorot menjadi 171.

Vijaya Fitriyasa mengatakan, kemampuan Frank Rijkaard tidak perlu diragukan lagi dalam dunia kepelatihan. Rekam jejaknya baik ketika aktif bermain maupun sebagai arsitek tim sungguh menjanjikan bagi pihak yang memakai jasanya.

Frank Rijkaard dianggap pelatih yang tepat untuk Timnas Indonesia (Foto: AFP)

“Sekarang ada Timnas Indonesia U-18 yang harus disiapkan untuk tim U-20 (Piala Dunia U-20 2021). Bila perlu pelatih asing yang bagus untuk menyiapkan. Katanya Rijkaard harganya 300 ribu Euro (setara Rp4,7 miliar),” papar Vijaya Fitriyasa dalam Diskusi Olahraga yang digelar SIWO PWI dan PSSI Pers di Gedung Kemenpora, Jakarta, seperti dikutip Okezone dari Goal Indonesia, Kamis (31/10/2019).

“Kebetulan dia sedang tidak melatih, sekalian siapkan U-20 sekaligus tim senior. Jadi tim senior disiapkan dari junior. Karena sebagai tuan rumah, jangan sampai memalukan. Minimal lolos fase grup sehingga sebagai tuan rumah harus punya harga diri,” sambung pemilik saham klub Persis Solo itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini