“El Clasico adalah masalah negara, saya tidak melihatnya hanya sebagai masalah Barcelona saja. Kami ingin menukar jadwal pertandingan tersebut demi menunda sejauh mungkin. Apa yang kami ketahui dari polisi dan informasi yang dihimpun, sangat berbahaya memang bermain pada 26 Oktober,” ucap Javier Tebas, dilansir dari Football Espana, Kamis (31/10/2019).
“Saya tidak tahu seperti apa data yang dimiliki Barcelona, tetapi bermain pada 18 Desember mungkin jauh lebih berbahaya. Buat kami, sangat penting untuk menggelar partai itu pada siang hari di akhir pekan, tetapi sepertinya tidak mungkin,” imbuh pria berkebangsaan Spanyol itu.

Kedua klub sepakat mengusulkan pertandingan tunda digelar pada 18 Desember 2019. Namun, tanggal tersebut adalah hari kerja sehingga pertandingan harus digelar pada malam hari yang berarti di belahan bumi lain, waktu kick-off El Clasico adalah dini hari, seperti di Indonesia dan Benua Asia pada umumnya.
(Fetra Hariandja)