Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gagal Menang, Sarri Salahkan Juventus yang Anggap Enteng Lecce

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Minggu, 27 Oktober 2019 |04:54 WIB
Gagal Menang, Sarri Salahkan Juventus yang Anggap Enteng Lecce
Pelatih Juventus, Maurizio Sarri. (Foto: Twitter Juventus)
A
A
A

LECCE Juventus gagal merebut poin sempurna saat bertandang ke markas Lecce di laga pekan kesembilan Liga Italia 2019-2020 pada Sabtu 26 Oktober 2019 malam WIB. Hal itu dikarenakan Juventus hanya bisa mengakhiri laga dengan hasil imbang 1-1, sehingga mereka harus pulang dengan satu poin saja dari markas Lecce, yakni Stadio Via Del Mare.

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, sangat menyesali hasil imbang 1-1 kontra Lecce itu. Ia merasa seharusnya Bianconeri –Juventus– bisa menang karena menciptakan begitu banyak peluang di sepanjang pertandingan. Tercatat setidaknya Juventus mampu melesatkan 25 tendangan, yang mana hanya empat peluang saja yang mampu tepat ke arah gawang.

Baca Juga: Handsball De Ligt Buyarkan Tiga Poin Juventus, Sarri: Dia Tidak Sengaja!

Suasana laga Lecce vs Juventus

Buruknya penyelesaian akhir dirasa Sarri menjadi penyebab Juventus gagal meraih tiga poin dari kandang Lecce itu. Namun, bagi pelatih asal Italia itu, faktor utamanya adalah karena para pemain Juventus menganggap remeh Lecce.

Sarri melihat anak-anak didiknya seperti merasa tak bermain serius. Terlebih usai Paulo Dybala mencetak gol di menit 50 melalui titik putih dan membuat Juventus unggul sementara dari Lecce. Sarri merasa ketika unggul itu, Juventus seperti bermain selayaknya sudah menang dari Lecce. Hal itulah yang membuat Sarri akhirnya sedikit kecewa dengan pemainnya.

“Kami terjebak dalam pertandingan yang bukan gaya kami. Kami menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol, namun kami tak memaksimalkannya. Kami juga tak bisa mengendalikan keunggulan kami dengan baik, jadi saya tidak suka hal tersebut,” terang Sarri, seperti disadur dari Football Italia, Minggu (27/10/2019).

Maurizio Sarri resmi menangani Juventus

“Kami setidaknya mampu membuat 10 peluang untuk mencetak gol dan pada akhirnya kami gagal untuk mengeksekusinya. Saya rasa kami terlalu menganggap enteng (Lecce) setiap ingin mengakhiri peluang kami. Apalagi setelah kami sempat unggul, kami seolah-olah bermain seperti sudah pasti menang,” tukas mantan Chelsea itu.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement