nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rekor Timnas Indonesia U-22 saat Bertemu Thailand dan Vietnam dalam Satu Tahun Terakhir

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 15 Oktober 2019 14:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 15 51 2117166 rekor-timnas-indonesia-u-22-saat-bertemu-thailand-dan-vietnam-dalam-satu-tahun-terakhir-mmbe2Ppi6W.jpg Egy Maulana Vikri dikawal ketat oleh pemain Vietnam. (Foto: PSSI)

TIM Nasional (Timnas) Indonesia U-22 berada di Grup B cabang olahraga sepakbola putra SEA Games 2019 bersama Thailand, Vietnam, Laos, Brunei Darussalam dan Singapura. Bisa dibilang grup ini merupakan grup neraka, mengingat dihuni tiga kekuatan utama sepakbola Asia Tenggara (Indonesia, Thailand dan Vietnam).

Dalam satu tahun terakhir, Timnas Indonesia U-22 masing-masing dua kali bertemu Thailand dan Vietnam. Hasilnya ada yang positif dan negatif. Timnas Indonesia U-22 pertama kali bertemu Vietnam di semifinal Piala AFF U-22 2019 yang digelar di Kamboja pada medio Februari.

Osvaldo Haay

(Osvaldo Haay saat dikawal pemain Vietnam)

Saat itu, Timnas Indonesia U-22 menang 1-0 lewat eksekusi tendangan bebas M. Luthfi Kamal. Selanjutnya, Timnas Indonesia U-22 bersua Thailand di final Piala AFF U-22 2019, yang mana mereka meraih kemenangan dengan skor 2-1. Saat itu Thailand unggul lebih dulu lewat aksi Saringkan Promsupa pada menit 57.

BACA JUGA: Timnas Indonesia U-22 Alami Deja Vu di SEA Games 2019

Hanya saja, Timnas Indonesia U-22 asuhan Indra Sjafri dapat membalikkan kedudukan via gol-gol yang dilesakkan Sani Rizki pada menit 59 dan Osvaldo Haay (64’). Namun, dua kemenangan itu tidak bisa dilanjutkan Timnas Indonesia U-22 saat bertemu lawan yang sama di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 yang digelar di Thailand sebulan berselang.

Saat itu, Timnas Indonesia U-22 kalah 0-4 dari Thailand lewat gol-gol dari Shinnaphat Leeaoh, Supachai Jaided (dua gol) dan Supachok Sarachat. Sementara kontra Vietnam, Indonesia kalah 0-1 lewat gol yang dilesakkan Trieu Viet Hung di menit 94.

Timnas Indonesia U-22

(Osvaldo Haay lepas dari kawalan pemain Thailand)

Melihat tren di atas, penurunan hasil dialami Timnas Indonesia U-22. Karena itu, wajib bagi Timnas Indonesia U-22 untuk mengembangkan performa mereka demi meraih medali emas cabang olahraga sepakbola putra SEA Games, sesuatu yang terakhir kali mereka gapai pada 1991.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini