Dalam kasus ini, Sherpe mengambil contoh saat Liverpool ditinggalkan pemain seperti Luis Suarez. Pada masa itu, The Reds –julukan Liverpool– tidak lagi memiliki sosok yang terkenal ‘lapar’ ketika berada di depan gawang lawan. Hal itu membuat mereka sempat berada di bawah performa pada beberapa musim lalu.

“Kami melihat itu dengan Liverpool dengan (Luis) Suarez beberapa musim lalu, seberapa banyak hal berubah. Dia (Suarez) seseorang yang bisa mencetak gol, dengan sundulan, tendangan voli dan dari luar kotak penalti. Dengan serangkaian gol yang bisa datang dari satu pemain, maka Anda selalu punya peluang,” tandasnya.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.