BERSTATUS sebagai salah satu pesepakbola terbaik yang pernah ada dalam sejarah, Gerd Muller tentunya telah merasakan mengangkat trofi individual yang sangat prestisius, Ballon d’Or. Trofi tersebut didapatkan Muller pada 1970 usai mencatatkan penampilan impresif di level klub dan negara.
Pertama kali nama Muller masuk nominasi tiga besar peraih trofi Ballon d’Or adalah pada 1969. Karena di musim tersebut, ia berhasil mengantarkan Bayern Munich menjuarai Liga Jerman dan Muller sendiri ditapuk sebagai top skor turnamen tersebut dengan torehan 30 gol.
BACA JUGA: Lionel Messi Pecahkan Rekor Gol Gerd Muller
Kendati demikian, harus disayangkan karena di acara penganugerahan trofi Ballon d’Or 1969, Muller hanya mampu menempati posisi ketiga. Kala itu, Ballon d’Or dimenangkan oleh Gianni Rivera yang berhasil mengantarkan AC Milan menjuarai Liga Champions dan Piala Interkontinental.

Muller baru bisa mendapatkan trofi Ballon d’Or setahun berikutnya, yakni pada 1970. Uniknya, pada musim kompetisi 1969-1970, Muller sebenarnya gagal mengantarkan Bayern Munich mempertahankan gelar juara Liga Jerman. Kala itu, Die Roten hanya mampu menjadi runner-up.
Meski begitu, di musim 1969-1970, Muller kembali tampil sebagai top skor Liga Jerman, kali ini dengan torehan 38 gol. Selain itu, Muller juga menampilkan performa impresif bersama Timnas Jerman Barat di Piala Dunia 1970.
Dalam turnamen tersebut, Muller berhasil mencatatkan diri sebagai top skor dengan torehan 10 gol. Akan tetapi, harus disayangkan karena langkah Jerman Barat terhenti di babak semifinal usai ditumbangkan Timnas Italia. Untungnya, pada pertandingan perebutan posisi ketiga, Jerman berhasil mengalahkan Uruguay sebagai pelipur lara.

Pada 1970, Muller berhasil mengalahkan Bobby Moore asal Inggris dan Luigi Riva (Italia) dalam perburuan trofi Ballon d’Or. Kala itu, Muller dinilai memiliki torehan yang lebih baik ketimbang Riva yang mengantarkan Cagliari menjuarai Liga Italia dan membawa Timnas Italia sebagai runner-up Piala Dunia 1970.
Meski pada saat itu Riva juga didapuk sebagai top skor, yakni di ajang Liga Italia dengan torehan 21 gol, namun prestasi Muller yang mampu menjadi top skor di Liga Jerman dan Piala Dunia dianggap lebih fenomenal. Trofi Ballon d’Or pun akhirnya diberikan kepada Muller untuk yang pertama dan terakhir kalinya.
(Djanti Virantika)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.