“Kami tahu PSSI dan otoritas di Indonesia bekerja keras untuk menghindari insiden, tetapi mereka kewalahan menghadapi banyaknya suporter. FAM melakukan yang terbaik untuk menghindari insiden serupa terulang,” ujar Datuk Hamidin Mohd Amin, mengutip dari Bernama, Senin (9/9/2019).
“Apa yang terjadi tidak dibenarkan oleh FIFA. Pertama, suporter menyerbu lapangan, mereka menyanyikan lagu yang merendahkan pemain dan pendukung kami. Para pemain harus menaiki mobil Barracuda dan laga dihentikan selama beberapa menit. Ini semua tidak bisa diterima, tetapi kami menyerahkan kepada FIFA untuk tindakan selanjutnya,” imbuh Presiden FAM sejak Juli 2018 itu.

Hamidin meminta PSSI untuk mencari cara terbaik guna mendidik suporter agar menjamin keamanan dari setiap tim yang menjalani laga tandang di Jakarta. Ia menggaransi insiden serupa tidak akan terjadi di Stadion Nasional Bukit Jalil ketika Indonesia gantian melawat ke Malaysia pada 19 November 2019.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.