READING – Chelsea baru saja kembali meraih kemenangan di sebuah laga tur pramusimnya di musim panas 2019 kali ini. Tim asuhan Frank Lampard itu tepatnya menang 4-3 atas Reading pada Minggu 28 Juli 2019 kemarin.
Karena bermain di markas Reading, yakni Stadion Madejski, yang berlokasi di Berkshire, Inggris, maka banyak pendukung Chelsea yang langsung hadir di pertandingan tersebut. Tak ayal chant-chat pun terdengar kencang di Stadion Madejski saat laga berlangsung.
Baca Juga: Emery: Arsenal Bakal Boyong 3 Pemain Baru Lagi di Musim Panas 2019!

Mendengar secara langsung chant-chant para pendukung Chelsea itu, Lampard mengaku sangat senang. Sebab hal tersebut membuat Lampard merasa seperti masih bermain sebagai pemain di The Blues.
Akan tetapi, ternyata ada satu hal yang mengganjal di telinga Lampard ketika para suporter itu sedang bernyanyi untuk mendukung Chelsea. Juru taktik asal Inggris tersebut merasa ada beberapa kalimat yang terdengar masih menggunakan kalimat ofensif atau bermaksud menghina dari chant yang dilakukan pendukung Chelsea itu.
Lampard mengaku sedikit kecewa mendengar hal itu. Kini, ia pun mengimbau dan berharap para pendukung Chelsea untuk menghilangkan kalimat yang berbau menghina ketika sedang menyanyikan sebuah chant. Karena menurutnya hal itu tidak baik.
“Dukung para suporter sangat luar biasa. Saya tidak mendengar ada lagu yang bermasalah, namun jika ada kalimat dalam chant yang memiliki kata-kata ofensif atau hinaan maka saya tidak mau mendengarnya,” terang Lampard, dikutip dari Daily Mail, Senin (29/7/2019).

“Saya mengatakan itu karena saya adalah pria yang lahir dan besar di Chelsea, yang mana sangat menghargai para dukung dari mereka selama bertahun-tahun. Kami tidak ingin ada kata-kata yang menghina. Kami tak mau mendengarnya. Jika fans menyanyikan lagu lain, maka saya akan merasa senang,” tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)