MALANG - Blunder taktik sempat dilakukan Pelatih Arema FC, Milomir Seslija. Perubahan strategi yang dilakukannya justru berbuah dua gol yang dicetak Bhayangkara FC. Milo - panggilan akrabnya, menjelaskan setelah berhasil menguasai pertandingan di babak pertama, timnya mengganti sejumlah strategi di babak kedua.
"Di babak kedua, ada beberapa perubahan strategi dan pergantian pemain yang diakui sedikit mengganggu permainan sehingga lawan bisa mencetak gol," terang Milomir Seslija usai pertandingan, Jumat (26/7/2019) sore WIB.
Ia menambahkan, bermasalahnya Johan Ahmad Al Farisi di sektor kiri membuat Milo harus menggeser Agil menjadi bek kiri. Perubahan tersebut justru menjadi titik kelemahan tim.

Baca juga: Bhayangkara FC Klaim Kurang Beruntung saat Jumpa Arema
"Agil di babak pertama bermain di bek kanan bermain cukup bagus, di babak kedua Agil di kiri itu sedikit mengganggu permainan," beber Milo.
Sementara itu, penyerang Arema FC Sylvano Comvalius mengakui babak kedua timnya bermain sedikit mengendur lantaran stamina yang mulai menurun.
"Babak kedua agak mengendur karena stamina terkuras," pungkasnya.

Arema FC berhasil meraih kemenangan tipis 3-2 atas tamunya Bhayangkara FC. Tiga gol Arema FC dicetak oleh Dedik Setiawan menit ke-12, Sylvano Comvalius menit ke-45 dan Makan Konate menit ke-59.
Sedangkan dua gol The Guardian -julukan Bhayangkara FC dicetak oleh Flavio Beck Junior menit ke-61 dan Herman Dzumafo Epandi menit ke-64.
(Fetra Hariandja)