NANJING – Kehadiran video assistant referee (VAR) di Liga Inggris 2019-2020 diyakini tidak akan banyak mengurangi drama dan kontroversi. VAR kemungkinan besar bakal menciptakan banyak kontroversi baru pada debutnya di Liga Inggris musim depan.
CEO Interim Premier League, Richard Masters, tidak ragu kalau pemakaian VAR di Liga Inggris justru memicu kontroversi. Namun, hal-hal baru seperti penggunaan bantuan VAR untuk meningkatkan kinerja wasit dalam pengambilan keputusan memang perlu dilakukan.

Baca juga: Van Dijk Bidik Gelar Juara Liga Inggris 2019-2020
“Saya tidak ragu VAR bakal memicu beberapa kontroversi karena itu adalah keputusan yang sangat besar, tetapi kami siap dengan segala kemungkinan,” ujar Richard Masters dalam acara Premier League Asia Trophy 2019 di Nanjing, China, mengutip dari Russia Today, Selasa (23/7/2019).
“Kami memang ingin memperkenalkan sesuatu yang baru di Liga Inggris dan jika itu harus diperbaiki atau ditingkatkan, kami tentu akan mempertimbangkannya. Kita harus memberi kesempatan terlebih dahulu serta tetap berpikiran terbuka melihat kinerjanya,” imbuh pria berpaspor Inggris itu.
VAR sejauh ini digunakan oleh tiga kompetisi domestik di Eropa, yakni Liga Italia, Spanyol, dan Jerman. Pemakaian teknologi tersebut sama sekali tidak menghilangkan kontroversi seperti yang diharapkan, tetapi justru memunculkan drama baru.
Contoh terbaik muncul dari kasus handball Alex Sandro pada laga Juventus vs AC Milan di Liga Italia 2018-2019. Sejumlah pengamat menilai bek asal Brasil itu sengaja menghentikan bola dengan tangannya, tetapi wasit Michael Fabbri menilai sebaliknya setelah melihat tayangan VAR.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.