Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Materazzi: Conte Harus Bawa Inter Salip Juventus

Hendry Kurniawan , Jurnalis-Jum'at, 28 Juni 2019 |05:17 WIB
Materazzi: Conte Harus Bawa Inter Salip Juventus
Antonio Conte (Foto: AFP)
A
A
A

MILAN – Legenda Inter Milan, Marco Materazzi, memiliki harapan besar agar pelatih anyar Nerazzurri, Antonio Conte, bisa membawa mantan klubnya tersebut meraih kejayaan. Karena bagi Materazzi, ini adalah waktu yang tepat untuk menghentikan dominasi Juventus yang sudah mengakar selama delapan tahun lamanya.

Sebelum ini, Conte sejatinya adalah sosok yang sangat dibenci para pendukung Inter. Karena ketika berkarier sebagai pemain, Conte merupakan penggawa Juve. Begitu pun saat ia meniti karier sebagai pelatih. Perlu diketahui, Conte adalah pelatih pertama yang membawa Juve menjuarai Liga Italia setelah Bianconeri tersandung kasus Calciopoli.

(Baca juga: Detail Transfer Romelu Lukaku ke Inter Milan)

Antonio Conte pernah sangat dibenci oleh fans Inter

Kendati demikian, Materazzi memandang kalau Conte bisa mengubah rasa benci para fans Inter tersebut menjadi cinta. Caranya adalah dengan mengalahkan Juve dan membawa Inter meraih gelar juara. Dengan kualitas yang dimiliki Conte, Materazzi percaya hal itu bisa terwujud.

“Inter akan mulai dari awal musim ini. Conte memiliki peluang besar untuk membuat para penggemar jatuh cinta padanya setelah dibenci. Dia dibenci karena masa lalunya, namun sekarang dia bekerja dengan klub besar dan saya yakin dia bisa melakukan pekerjaan dengan baik. Dia harus menyalip Juventus,” tutur Materazzi, menukil dari Calcio Mercato, Jumat (28/6/2019).

Sementara itu, di musim 2019-2020, Juve akan ditangani oleh pelatih baru Maurizio Sarri. Materazzi tidak memungkiri kalau Sarri memiliki gaya sepakbola yang bagus sebagai pelatih. Akan tetapi, ia berharap agar Juve besutan Sarri hanya finis kedua di klasemen akhir, karena ia ingin Inter menjadi yang pertama.

Maurizio Sarri diperkenalkan sebagai pelatih baru Juventus

“Dia (Sarri) telah mengikuti ambisinya dan dia telah bergabung dengan klub besar sekarang. Namun, ketika dia (dulu) mengatakan bahwa tim-tim dengan jersey bergaris (selalu) mendapat tendangan penalti, dia membuat gol bunuh diri. Dia memiliki gaya yang baik, namun saya berharap dia finis di urutan kedua,” ujar Materazzi.

(Fetra Hariandja)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement