nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Simeone Geram Sering Disebut Gunakan Taktik Bertahan

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 27 Juni 2019 23:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 27 46 2071887 simeone-geram-sering-disebut-gunakan-taktik-bertahan-LyYlsDuKCX.JPG Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone. (Foto: Reuters)

MADRID – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, mengaku heran dengan banyak pihak yang mengatakan dirinya sering kali menggunakan taktik permainan yang pasif atau bertahan ketika pertandingan berlangsung. Padahal ia merasa selalu menerapkan permainan yang menyerang, terlebih jika melihat komposisi pemainnya.

Anggapan yang mengatakan Simeone kerap kali bermain bertahan itu ternyata sedikit membuat pelatih asal Argentina naik pitam. Ia mengambil contoh kasus final Copa del Rey 2012-2013 kala melawan Real Madrid, yang mana saat itu Atletico keluar sebagai pemenanganya.

Baca Juga: Simeone Nilai Level Atletico Setara dengan Liverpool dan Juventus

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu itu, Simeone mengatakan Atletico bermain sangat menyerang. Padahal laga itu adalah final, ditambah lawannya adalah Madrid. Namun, karena permainannya yang menyerang itu Atletico pun akhirnya menang dengan skor 2-1 melalui babak perpanjangan waktu.

“Ketika di final Copa de Rey (2012-2013) saat kami menang melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu, kami memiliki Diego Costa, Radamel Falcao, dan Arda Turan di sisi penyerangan,” cerita Simeone, dikutip dari Sportskeeda, Kamis (27/6/2019).

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone.

“Koke, Gabi, dan Tiago Mendes berada di lini tengah kami. Apa Anda masih mengatakan tim tersebut bermain bertahan? Lalu, kami juga memainkan Juanfran Torres yang bermain di bek sayap kanan serta Filipe Luis di bek sayap kiri? Apa itu masih disebut bermain bertahan?” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini