TURIN – Direktur Olahraga Juventus, Fabio Paratici, mengungkapkan alasan timnya menunjuk Maurizio Sarri sebagai pelatih. Paratici memang tidak menjelaskan secara pasti mengapa dirinya memilih Sarri.
Akan tetapi, Paratici dan petinggi Juventus lainnya optimis Bianconeri –julukan Juventus– dapat berkembang di bawah arahan pelatih 60 tahun tersebut. Sarri pun sudah menunjukkan kelasnya tatkala menangani Chelsea di musim 2018-2019.

Meski 2018-2019 merupakan musim pertamanya menangani Chelsea, ia langsung mengantarkan The Blues –julukan Chelsea– bersaing dengan klub-klub mapan. Sarri membawa Chelsea finis di posisi tiga Liga Inggris, mengungguli Tottenham Hotspur, Arsenal dan Manchester United.
BACA JUGA: Detail Pertemuan Maurizio Sarri dan Cristiano Ronaldo di Yunani
Kemudian di Piala Liga Inggris, Chelsea lolos ke final meski pada akhirnya tumbang dari Manchester City via adu penalti. Prestasi tertinggi Chelsea musim lalu tercipta di ajang Liga Eropa. Chelsea keluar sebagai juara lewat status tak terkalahkan. Di final, Chelsea menang 4-1 atas Arsenal.
Catatan impresif di atas disinyalir jadi alasan Juventus memperkerjakan Sarri. Ditambah lagi, presiden Juventus Andrea Agnelli sejak dulu menginginkan tim asuhannya bermain terbuka.

“Kenapa Sarri? Kami meyakini ia adalah pelatih terbaik untuk Juventus saat ini. Sama seperti halnya ketika kami menunjukkan Allegri lima tahun lalu, dan Conte delapan tahun yang lalu. Baik Sarri, Allegri dan Conte adalah pelatih yang berbeda,” kata Paratici mengutip dari Calciomercato, Jumat (21/6/2019).
(Ramdani Bur)