“Saya turun sebagai starter dalam 121 pertandingan, dari 151 kali saya dimainkan. Saya memenangi enam gelar, mencetak dua gol di partai puncak dan memenangi liga dengan koleksi 100 poin. Total, saya mencetak 43 gol dan 47 assist. Jelas itu hal yang keren,” balas Fabregas.

Ketika membela Barcelona, Fabregas kerap kali tidak dimainkan di posisi terbaiknya, gelandang tengah. Sebab, di posisi tersebut sudah bercokol trio gelandang andal Barcelona, Xavi Hernandez, Sergio Busquets dan Andres Iniesta.
Karena itu, Fabregas beberapa kali diperankan sebagai false nine alias penyerang bayangan. Mungkin karena bukan bermain di posisi terbaiknya itulah, Marcos Breton melontarkan sindiran kepada Fabregas yang sejak Januari 2019 membela AS Monaco.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.