nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ambisi Vertonghen Tutup Musim Gila Tottenham dengan Trofi Liga Champions

Djanti Virantika, Jurnalis · Jum'at 31 Mei 2019 13:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 31 261 2062469 ambisi-vertonghen-tutup-musim-gila-tottenham-dengan-trofi-liga-champions-E5iMUGOcTZ.jpg Jan Vertonghen (kanan). (Foto: Twitter Tottenham Hotspur)

LONDON – Bek Tottenham Hotspur, Jan Vertonghen, mengomentari perjalanan timnya di musim ini. Menurutnya, Tottenham melewati banyak momen gila di sepanjang musim 2018-2019 ini. Untuk membayar segala usaha dan kerja keras penggawa Tottenham musim ini, Vertonghen pun berambisi menutupnya dengan trofi Liga Champions.

Tottenham memiliki kans besar untuk merebut trofi si Kuping Besar pada musim ini. Kesempatan tersebut tentu saja sangat berharga untuk The Lilywhites –julukan Tottenham. Sebab, jika berhasil melakukannya, ini akan menjadi trofi pertama yang diraih Tottenham dari ajang Liga Champions.

BACA JUGA: Pochettino Bocorkan Satu Pemain Tottenham yang Bakal Tampil di Final

Sejak didirikan lebih dari satu abad lalu, Tottenham belum pernah sekali pun mencicipi juara Liga Champions. Bahkan, momen lolos ke final Liga Champions yang sukses diraih musim ini menjadi yang pertama kalinya mereka lakukan.

Jan Vertonghen

Dengan kondisi tersebut, Vertonghen dan kawan-kawan tentu saja tak mau kehilangan kesempatan berharga tersebut. Apalagi, setelah mereka melewati berbagai momen gila di sepanjang musim ini. Banyak momen dramatis untuk bisa membuat Tottenham melaju ke final Liga Champions dan finis di posisi empat besar Liga Inggris.

"Saya pikir setiap pemain telah digunakan di Liga Champions dan memainkan perannya dengan baik. Ini adalah hal paling gila yang pernah ada dan berada di akhir kampanye gila sekarang. Ini adalah sesuatu yang luar biasa. Kami semua memainkan peran kami dan mudah-mudahan kami bisa memegang trofi di akhir pertandingan,” ujar Vertonghen, sebagaimana dikutip dari Goal, Jumat (31/5/2019).

Jan Vertonghen (kanan)

"Di babak grup, kami seharusnya tidak kehilangan pertandingan tandang di Inter, kami mendapat satu poin setelah tiga pertandingan, pertandingan tandang Barcelona. Ada begitu banyak yang tidak bisa saya katakan kepada mereka semua, tapi semuanya benar-benar gila,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini