nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Arsenal Andalkan Pengalaman Emery untuk Tampil di Final Liga Eropa

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 28 Mei 2019 15:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 28 51 2061353 arsenal-andalkan-pengalaman-emery-untuk-tampil-di-final-liga-eropa-AeaP5TSfZL.jpg Unai Emery. (Foto: Twitter Unai Emery)

LONDON – Gelandang Arsenal, Granit Xhaka, menyebut timnya telah memiliki modal penting untuk melakoni pertandingan kontra Chelsea di final Liga Eropa 2018-2019. Arsenal bakal mengandalkan pengalaman sang pelatih, Unai Emery, yang telah banyak di final Liga Eropa.

Emery memang memiliki segudang pengalaman untuk tampil di final Liga Eropa. Pasalnya, ia telah berhasil mengantarkan Sevilla menjadi juara Liga Europa sebanyak tiga kali. Hal itu dicapai secara beruntun sejak musim 2013-2014 hingga 2015-2016. Gelar juara ini disegel Sevilla setelah menumbangkan Benfica, Dnipro, dan Liverpool.

BACA JUGA: Xhaka: Arsenal Tak Boleh Absen Lagi di Liga Champions

Pengalaman ini pun jadi modal yang sangat berharga untuk Arsenal. Xhaka mengatakan dengan sudah seringnya mentas di final Liga Eropa, Emery tentu saja sudah memahami betul cara yang tepat untuk memenangkan pertandingan tersebut. Tak hanya itu, pelatih berpaspor Spanyol itu juga telah mengetahui tekanan yang tersaji di sana sehingga bisa membantu anak asuhnya untuk mengatasinya.

Unai Emery

Dengan begitu, Arsenal pun bisa lebih siap melakoni pertandingan yang digelar di Stadion Olimpiade Baku, 30 Mei 2019 dini hari WIB tersebut. Ambisi tim untuk keluar sebagai jawara pun diyakini bisa tercapai dengan mudah. Alhasil, impian Arsenal mentas di final Liga Champions 2019-2020 bisa tercapai.

"Kami tidak saling membicarakannya, tetapi ia (Emery) berbicara dengan kami tentang pengalamannya sendiri dan bagaimana ia memenangkan trofi Liga Eropa sebanyak tiga kali. Dia akan menjadi pelatih pertama jika berhasil memenangkan yang keempat,” ujar Xhaka, sebagaimana dikutip dari Goal, Selasa (28/5/2019).

Para pemain Arsenal

“Jika Anda telah tiga kali tampil di final Liga Eropa, Anda pasti memiliki banyak pengalaman, Anda tahu bagaimana perasaan dan tekanannya. Dia memang berusaha menghilangkan tekanan pada diri kami, tetapi saja selalu ada tekanan yang dirasakan jika berada di final,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini