SEWAKTU aktif sebagai pesepakbola profesional pada 1956-1977, puja-puji mengalir ke arah Edson Arantes do Nascimento atau biasa disapa Pele. Saat itu, pria yang kini telah berusia 78 tahun disebut sebagai pesepakbola terbaik dunia.
Penyematan Pele sebagai terbaik dunia sebenarnya sah-sah saja. Tercatat, pria yang dulunya berposisi sebagai penyerang itu tiga kali membawa Tim Nasional (Timnas) Brasil keluar sebagai kampiun Piala Dunia, tepatnya pada 1958, 1962 dan 1970.

(Just Fontaine takjub dengan kehebatan Pele)
Tidak sampai di situ kehebatan Pele. Ia tercatat mengantarkan Santos enam kali menjadi yang terbaik di Liga Brasil, dan dua kali meraih trofi Copa Libertadores (Liga Champions-nya Amerika Selatan). Selain itu, Pele juga terkenal sebagai pesepakbola yang tajam.
Dari 1.363 pertandingan yang dilakoni di level profesional, Pele tercatat mengoleksi 1.279 gol! Serangkaian prestasi di atas membuat Pele mendapat pujian dari berbagai pihak. Bahkan, top skor Piala Dunia 1958 yang mampu mengoleksi 13 gol dari enam pertandingan, Just Fontaine, terkagum-kagum saat melihat secara langsung permainan Pele.
