nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Madrid Alami Musim yang Buruk, Marcelo: Itu Semua Salah Kami

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 02:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 20 46 2057725 madrid-alami-musim-yang-buruk-marcelo-itu-semua-salah-kami-jO4FZkB5SF.JPG Pemain Real Madrid, Marcelo Vieira. (Foto: Reuters)

MADRID Real Madrid gagal menutup musim 2018-2019 dengan manis. Pasalnya di laga pamungkasnya, tim berjuluk Los Merengues –julukan Madrid– itu justru menelan kekalahan atas Real Betis dengan skor 0-2 pada Minggu 19 Mei 2019 malam WIB kemarin. Dengan hanya mampu mengumpulkan 68 poin, maka musim ini menjadi tahun terendah Madrid dalam hal perolehan poin, terhitung sejak musim 2001-2002 lalu.

2018-2019 memang menjadi tahun mimpi buruk bagi Madrid. Mereka gagal mengeluarkan performa terbaiknya, baik itu di Liga Spanyol, Copa del Rey, hingga Liga Champions. Mungkin satu gelar yang bisa dibanggakan Sergio Ramos dan kawan-kawan hanyalah Piala Dunia Antarklub 2018 saja.

Baca Juga: Zidane: Saatnya Fokus untuk Musim Depan

Marcelo Vieira

Menurunnya performa Madrid di musim ini tentu membuat para pemain mereka menjadi yang salah satu disalahkan. Para penggawa Madrid dianggap tak mampu memberikan hasil yang terbaik sehingga mereka jarang meraih kemenangan. Performa buruk itu pun diakui oleh kapten kedua Madrid, yakni Marcelo Vieira. Menurut bek kiri tersebut, buruknya musim ini adalah karena kesalahan para pemain Madrid.

“Itu semua adalah kesalahan kami. Kami mengawali musim dengan sangat buruk dan kami juga mengakhiri dengan buruk. Ini merupakan musim yang sulit, bahkan lebih keras dibandingkan masalah pribadi. Musim berikutnya akan segera dimulai dan kami tidak boleh melakukan kesalahan yang sama,” kata Marcelo, dikutip dari Sportskeeda, Senin (20/5/2019).

Real Madrid

Buruknya permainan Madrid di musim 2018-2019 ini tak terlepas dari kepergian mesin gol mereka, yakni Cristiano Ronaldo di awal tahun. Selain karena faktor Ronaldo, kepergian Zinedine Zidane dari kursi kepelatihan Madrid juga membawa dampak buruk untuk tim peraih 13 trofi Liga Champions tersebut. Meski sempat dilatih oleh Julen Lopetegui dan Santiago Solari, namun Madrid tetap tak bisa bangkit di musim tersebut.

Pada akhirnya, Madrid kembali menunjuk Zidane untuk kembali menjadi pelatih di akhir musim 2018-2019. Madrid berharap kembalinya Zidane dapat membuat Los Merengues bangkit di awal musim 2019-2020.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini