
Wenger kala itu menempatkan Henry sebagai pemain sayap kiri. Namun, taktik itu gagal karena Monaco kalah 0-2 dari Nice. Selama beberapa musimnya di Monaco, Henry masih belum menemukan posisi terbaiknya, namun ia berhasil meraih beberapa gelar juara, seperti Liga Prancis 1996-1997, Pemain Muda Terbaik 1996, hingga membuat Monaco ke babak semifinal Liga Champions 1997-1998. Di tahun itu pun Henry membantu Tim Nasional (Timnas) Prancis menjuarai Piala Dunia 1998.
Penampilan Henry kian hari kian menanjak, maka tak heran ia dilirik tim lain. Juventus menjadi tim yang paling tertarik kala itu dan berhasil memboyong Henry pada Januari 1999 silam. Namun, di Juventus Henry hanya bertahan satu musim saja. Ia pun memilih untuk kembali bereuni dengan Wenger yang sedang melatih di Arsenal pada musim panas 1999.

Bersama tim berjuluk The Gunners –julukan Arsenal– itulah Henry meraih karier terbaiknya. Ia bertahan di klub asal London itu hingga musim 2006-2007. Hal itu karena pada 2007-2008 Henry memilih untuk gabung Barcelona. Dari Barcelona, Henry sempat pindah ke New York Red Bulls, bahkan pernah kembali lagi ke Arsenal dengan status pinjaman. Namun, pada akhirnya pemain kelahiran 17 Agustus 1977 itu memilih NY Red Buls sebagai klub terakhirnya di dunia sepakbola.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.