LONDON – Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, mengaku bertanggung jawab atas kekalahan timnya 0-1 dari Ajax Amsterdam di Leg I Semifinal Liga Champions 2018-2019. Namun, pria asal Argentina itu yakin peluang Si Lili Putih untuk lolos ke partai puncak masih ada.
Gol tunggal Donny van de Beek membuat seisi Tottenham Hotspur Stadium terdiam di menit ke-15. Meski Christian Eriksen dan kawan-kawan terus menggempur pertahanan lawan selama 75 menit, mereka tetap gagal mencetak gol penyeimbang.
Mauricio Pochettino mengakui kalau timnya bermain sangat ceroboh hingga Ajax Amsterdam sukses mencuri gol. Celakanya di babak kedua anak asuhnya kurang bisa menciptakan peluang dan hanya mencatatkan satu tembakan ke gawang selama 90 menit.

(Baca juga: Christian Eriksen Akui Tottenham Hotspur Tampil di Bawah Standar)
“Kami masih hidup, kami hanya kalah 0-1. Kami butuh keyakinan untuk pergi ke markas lawan dan memenangkan pertandingan. Di babak kedua kami menekan mereka, tetapi tidak menciptakan cukup banyak peluang,” tutur Mauricio Pochettino, melansir dari laman resmi UEFA, Rabu (1/5/2019).
“Jika Anda menganalisa golnya, kami sangat ceroboh dan pendekatan kami terhadap pertandingan kurang bagus. Saya bertanggung jawab penuh sebagai pelatih,” imbuh pria berusia 47 tahun tersebut.

Hasil tersebut memang belum memupus harapan Tottenham Hotspur untuk lolos ke partai puncak meski cukup berat. Tim dari London Utara itu harus menang dengan selisih dua gol atau menang tipis dengan skor 1-2, 2-3, dan seterusnya, di Amsterdam pekan depan, untuk lolos.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.