Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sanchez, dari Petinju, Pemain Akrobatik, hingga Jadi Pesepakbola Top Dunia

Djanti Virantika , Jurnalis-Sabtu, 16 Maret 2019 |09:15 WIB
Sanchez, dari Petinju, Pemain Akrobatik, hingga Jadi Pesepakbola Top Dunia
Alexis Sanchez (kedua dari kanan) saat masih kecil. (Foto: Istimewa)
A
A
A

Seluruh uang ini dikumpulkan Sanchez untuk melanjutkan sekolah hingga membantu paman yang telah mengadopsinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tak hanya rela banting tulang, kemiskinan juga membuat Sanchez kecil tak sungkan untuk meminta makanan kepada para tetangganya.

Alexis Sanchez

Kondisi ini diamini oleh saudara laki-laki Sanchez, Humberto. Dalam sebuah wawancara di The Sun, ia menceritakan kondisi Sanchez semasa kecil. Ia bercerita bagaimana Sanchez tumbuh dan harus berjuang melawan kemiskinan.

“Alexis (Sanchez) tidak punya apa-apa saat tumbuh dewasa. Dia harus berjuang untuk mendapat semua yang dimilikinya saat ini. Kami adalah yang termiskin dari orang-orang miskin yang ada di wilayah kami sehingga Alexis melakukan apa pun yang dia bisa dari usia yang sangat muda. Kadang-kadang dia sangat lapar dan mengetuk pintu tetangga untuk meminta roti. Mereka selalu memberinya apa yang mereka miliki. Orang-orang di lingkungan kami berusaha untuk saling menolong,” ujar Humberto.

(Djanti Virantika)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement