nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Valverde Waspadai Serangan Cepat Lyon di Leg II 16 Besar Liga Champions

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Rabu 13 Maret 2019 08:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 13 261 2029185 valverde-waspadai-serangan-cepat-lyon-di-leg-ii-16-besar-liga-champions-c95gezli7T.JPG Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde. (Foto: Twitter Barcelona)

BARCELONA – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, menyebut akan sangat mewaspadai permainan Olympique Lyon, ketika kedua tim bertemu kembali di leg II babak 16 besar Liga Champions 2018-2019, pada Kamis 14 Maret 2019. Menurut Valverde, Lyon adalah salah tim yang kuat di Liga Champions musim ini, terutama dengan permainan yang mereka terapkan.

Bahkan Valverde menilai Lyon memiliki permainan yang sangat cepat. Hal itu dikarena klub perwakilan Prancis itu memiliki beberapa pemain depan yang sangat cepat. Sebut saja Memphis Depay dan Moussa Dembele, dua pemain yang cukup merepotkan lini pertahanan Barcelona di leg pertama karena bermain dengan cepat.

Baca Juga: Libas Schalke 7-0, Man City Rebut Tiket Perempatfinal Liga Champions

Hal itulah yang membuat Valverde enggan meremehkan Lyon pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Camp Nou nanti. Apalagi hasil leg pertama yang berakhir 0-0 di kandang Lyon jelas membuat kubu Barcelona sedikit tertekan. Pasalnya bila kebobolan, maka Lyon akan mendapatkan gol tandang.

Jadi Valverde sudah menyiapkan strategi untuk dapat meraih kemenangan di leg kedua nanti. Salah satu strateginya adalah dengan meredam permainan cepat Lyon agar klub tersebut tak mudah menjebol gawang Barcelona.

“Saya tidak tahu apakah mereka akan mengubah atau tidak (strategi) dari leg pertama. Dengan hasil 0-0 di leg pertama, mereka jelas memiliki senjata utama, apalagi bila melihat dari cara mereka menyerang. Mereka memiliki pemain-pemain yang cepat dan pastinya mereka bakal memanfaatkan hal tersebut,” kata Valverde, dikutip dari Marca, Rabu (13/3/2019).

“Mereka tahu betapa bernilainya gol tandang dan kami harus mematahkan penyerangan mereka. Ada tekanan yang harus dilalui, tapi itulah yang kami inginkan,” tutupnya.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini