LONDON – Bek tengah Chelsea, Antonio Rudiger, menambah masalah sang pelatih, Maurizio Sarri, dengan komentarnya soal cara melatih juru taktik berpaspor Italia itu. Rudiger menilai cara melataih Sarri layaknya sekolah.
Pasalnya, setiap saat para pemain Chelsea hanya mendengarkan apa yang dibicarakan Sarri. Akan tetapi, hasil yang didapatkan di pertandingan justru tak sesuai harapan Chelsea. Hal itulah yang kini menimpa Chelsea dalam lima pertandingan terakhir dalam semua kompetisi musim 2018-2019.

Dari lima pertandingan itu, Chelsea hanya menang dalam dua pertandingan sedangkan tiga sisanya berakhir dengan kekalahan. Kekalahan itu didapatkan Chelsea dari Bournemouth, Manchester City dan Manchester United.
BACA JUGA: Zidane atau Lampard Pelatih Chelsea Musim Depan?
Kekalahan teranyar Chelsea tersaji dalam babak kelima Piala FA saat melawan Man United di Stamford Bridge pada Selasa 19 Februari 2019, dini hari WIB. Pada pertandingan itu Chelsea mampu menguasai bola lebih banyak tetapi tetap kalah dengan skor 0-2 dari Man United. Hasil buruk itu sekaligus melengkapi penderitaan Chelsea yang kalah 0-6 dari Man City di Liga Inggris pada Minggu 10 Februari 2019.

“Ini tidak seperti kami lari dari kotak ke kotak. Ini bukan masalah fisik. Ini masalah taktik yang dia (Sarri) terapkan. Ini sama seperti Anda duduk di sekolah sepanjang waktu mendengarkan seseorang. Tentu saja, terkadang itu masalah mental tetapi pada akhirnya Anda harus melakukan pekerjaan Anda,” ujar Rudiger, seperti yang diwartakan France24, Kamis (21/2/2019).
“Anda selalu bermain untuk pelatih, tetapi Anda ingin hasil. Anda ingin menang. Tidak ada pemain di dunia ini yang suka memiliki penampilan seperti yang kami tunjukkan,” tutup Rudiger.
(Andika Pratama)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.