nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Tanggapan Van Dijk soal Insiden Dimarahi Robertson

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 13 Desember 2018 00:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 13 261 1990529 ini-tanggapan-van-dijk-soal-insiden-dimarahi-robertson-y0lx0lIJVU.jpg Van Dijk dan Robertson. (Foto: BBC)

LIVERPOOL – Liverpool berhasil lolos ke 16 besar Liga Champions 2018-2019 usai memenangani laga krusial saat melawan Napoli pada Rabu 12 Desember 2018 malam WIB. Akan tetapi ada kejadian menarik pada pertandingan yang berakhir 1-0 untuk kemenangan The Reds –julukan Liverpool– itu. Kejadian menarik yang dimaksud adalah di mana Andy Robertson kedapatan memarahi Virgil Van Dijk saat pertandingan berlangsung.

Kejadian tersebut bermula ketika Van Dijk melakukan tekel keras terhadap pemain Napoli, Dries Mertens. Karena tekel tersebut, pemain berpaspor Belanda itu pun diganjar kartu kuning oleh sang pengadil lapangan. Tak lama Robertson terlihat memarahi Van Dijk akibat insiden tersebut.

Baca Juga: Tampilkan Skor Laga Barcelona vs Tottenham di Giuseppe Meazza, Permintaan Siapa?

Momen itu pun sontak menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Banyak yang tak menyangka Van Dijk dimarahi dengan keras oleh rekan setimnya tersebut. Akan tetapi, nyatanya Van Dijk merasa tidak apa-apa dengan insiden dimarahinya tersebut. Van Dijk merasa kejadian itu adalah hal yang wajar karena Robertson memarahi dirinya karena kepentingan untuk Liverpool.

“Anda terkadang perlu akan hal itu (memarahi rekan setim), Anda perlu untuk keras dengan yang lain. Ketika suatu hal tak berjalan sesuai, maka Anda perlu untuk mengingatkan pemain tersebut. Jika tidak, maka semua itu akan menjadi kebiasaan,” ucap Van Dijk, dikutip dari Sportskeeda, Kamis (13/12/2018).

“Menurut saya hal itu menandakan bahwa tim tersebut sangat bagus. Ketika ada orang yang memarahi saya, maka saya akan menerimanya. Hal itu karena mereka ingin saya menjadi lebih baik dan begitu pun sebaliknya. Kami semua sudah dewasa, kami menerimanya dan ketika laga telah berakhir lalu Anda tidak suka akan hal itu maka Anda tinggal berdiskusi dengannya. Cukup seperti itu,” pungkasnya.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini