nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bima Sakti: Jangan Cari Kambing Hitam, Mari Bangun Timnas Indonesia Bersama

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Minggu 25 November 2018 23:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 25 51 1982677 bima-sakti-jangan-cari-kambing-hitam-mari-bangun-timnas-indonesia-bersama-Ybt6HgbZuP.jpg Bima Sakti dan Riko Simanjuntak (Foto: Rivan Nasri Rachman/Okezone)

JAKARTA - Perjalanan Tim Nasional (Timnas) Indonesia telah berakhir di Piala AFF 2018 usai melakoni laga pamungkasnya melawan Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (25/11/2018) malam WIB. Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, mengucapkan permintaan maaf karena gagal membuat Garuda lolos ke semifinal. Meski begitu, ia meminta agar semua pihak tak mencari siapa yang harus disalahkan.

Hal tersebut menjadi permintaan terakhir Bima Sakti sebagai pelatih Timnas Indonesia. Ia ingin sepakbola Indonesia, khususnya timnas dapat maju di masa depan. Oleh karenanya ia meminta kepada semua pihak untuk tetap saling bahu-membahu dalam membangun Timnas Indonesia.

Timnas Indonesia vs Filipina (Foto: Rivan Nasri Rachman/Okezone)

Bima Sakti mengatakan bahwa siapapun pelatih yang akan menangani Timnas Indonesia harus didukung penuh, baik itu dari arsitek lokal ataupun internasional. Ia percaya bahwa butuh dukungan dari semua pihak untuk bisa memajukan persepakbolaan Tanah Air.

BACA JUGA: Imbang 0-0 Kontra Filipina, Riko: Timnas Indonesia Bermain Bagus

"Untuk ke depannya, saya sudah bilang bahwa kami tahu jadwal Piala AFF masih dua tahun lagi jadi harus bersiap dari sekarang. Siapapun pelatih yang ditunjuk, kami semua harus dukung, programnya harus jelas, lalu soal uji coba mungkin bisa dikomunikasikan dengan federasi (PSSI)," kata Bima Sakti, usai laga Timnas Indonesia vs Filipina berakhir, Minggu (25/11/2018).

Timnas Indonesia vs Filipina (Foto: Rivan Nasri Rachman/Okezone)

"Jadi tidak usah cari kambing hitam, jangan cari siapa yang salah. Hasil ini (Piala AFF 2018) akan selalu saya ingat. Wartawan juga memiliki peranan penting untuk membangun Timnas Indonesia," tutupnya.

(ADP)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini