BACOLOD – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Singapura, Fandi Ahmad, mengaku cukup kecewa usai timnya dikalahkan Filipina pada laga kedua mereka di Grup B Piala AFF 2018. Saat itu, Irfan Fandi dan kolega takluk 0-1 pada laga yang berlangsung di Stadion Panaad Park, Selasa 13 November 2018 malam WIB.
Singapura yang datang ke Bacolod dengan modal kemenangan 1-0 atas Indonesia di laga perdana harus rela pulang dengan tangan hampa usai Striker Filipina, Patrick Reichelt memecah kebuntuan bagi timnya di menit ke-78.

Menanggapi hal tersebut, Fandi Ahmad pun mengakui jika gol tersebut buah dari kelalaian para pemainnya yang membiarkan para pemain Filipina leluasa memainkan bola sesaat setelah melakukan lemparan ke dalam di dekat kotak penalti Singapura.
Baca juga: Takluk dari Filipina, Pelatih Singapura Keluhkan Kondisi Lapangan
“Itu gol yang ceroboh akibat kesalahan kami yang membiarkan pemain lawan menerima bola lemparan ke dalam. Kami berharap mendapat pelajaran dari laga ini,” ujar Fandi melansir dari laman Goal.com, Rabu (14/11/2018).

“Kami sudah bekerja keras, tapi sayang (tidak mendapatkan poin). Kami tidak menciptakan banyak peluang seperti di pertandingan sebelumnya. Terlepas dari itu, kami mampu mengimbangi mereka,” sambungnya.
Pelatih 56 tahun itu juga menganggap Timnas Singapura tak bermain seperti ketika menaklukkan Indonesia, Fandi menyatakan Singapura seharusnya layak mendapatkan satu poin di laga kontra Filipina tersebut.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.