Pasalnya dari beberapa penilaian Indra terhadap Rivaldo, ia memandang sang pemain lebih efektif ketika tampil di babak kedua. Hal ini dimaksudkan untuk mengacaukan permainan lawan, ketika lawan mulai lengah di babak kedua. Terbukti pada laga tersebut, keberadaannya di babak kedua membuat Qatar sedikit kocar-kacir.
“Dua bulan sebelum kita memasuki event saya memastikan sekali siapa yang menjadi start dan pengganti, menit ke berapa dia harus masuk. Todd (Rivaldo) memang sudah kita coba main sebagai starter tapi kurang efektif. Justru kalau jadi pemain pengganti lebih baik,” ungkap Indra dalam konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

“Kita sudah coba (Rivaldo main sebagai starter), saya sebagai pelatih tahu persis para pemain saya. Beberapa kali kita coba Todd main di babak pertama dengan lawan yang bugar dan konsentrasi lawan yang lebih bagus, tapi Todd main kurang efektif. Rinicinya ada beberapa sampel dari laga uji coba dan dia lebih efektif main di babak kedua,” tambahnya.
Pada laga yang dilangsungkan di SUGBK pada Minggu 21 Oktober 2018 malam WIB, Timnas Indonesia U-19 pada akhirnya harus menyerah dengan skor 5-6. Selain, Rivaldo dan Saddil, satu gol lainnya dicetak Muhamad Lutfi Kamal.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.