Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Conte Berada di Pole Position sebagai Calon Pelatih Madrid

Ramdani Bur , Jurnalis-Selasa, 09 Oktober 2018 |17:17 WIB
Conte Berada di <i>Pole Position</i> sebagai Calon Pelatih Madrid
Conte calon pelatih Madrid. (Foto: AFP/Andreas Solaro)
A
A
A

MADRID – Manajemen Real Madrid sudah memiliki pilihan siapa pelatih yang akan menangani Isco Alarcon dan kawan-kawan jika mereka memecat Julen Lopetegui. Seperti diberitakan Football Italia, Selasa (9/10/2018), manajemen Madrid telah menyiapkan nama Antonio Conte sebagai suksesor Lopetegui.

Sebenarnya hal itu tidak mengejutkan. Saat ini, Conte merupakan satu dari dua pelatih ternama yang sedang tidak memiliki pekerjaan. Satu nama lain ialah pelatih asal Prancis, Zinedine Zidane.

Zidane Terima Zidane's Crystal Foot yang Dibuat Baccarat

(Zidane saat ini sedang menganggur. Foto: REUTERS)

Akan tetapi, melihat Zidane menangani Madrid agak kecil, mengingat pria 46 tahun itu baru saja meninggalkan pos sebagai juru taktik Los Blancos –julukan Madrid– di akhir musim 2017-2018. Kembali ke Conte. Sebenarnya, ini bukanlah yang pertama bagi Conte dikait-kaitkan dengan Madrid.

Pada musim panas 2018, Conte juga dihubung-hubungkan dengan Madrid dan diproyeksikan menjadi suksesor Zidane. Akan tetapi, Conte memilih bertahan bersama Chelsea. Ironis baginya, ketika Chelsea hendak melakukan tur pramusim, Conte dipecat manajemen dan mereka memilih Maurizio Sarri sebagai juru taktik Eden Hazard dan kawan-kawan.

BACA JUGA: Karier Lopetegui Bersama Madrid Hanya hingga El Clasico?

Jika benar Lopetegui dipecat dan Madrid memilih Conte, itu merupakan keputusan yang terhitung bagus. Sebab, Conte dikenal sebagai pelatih yang piawai dalam mengembalikan performa tim yang sedang terpuruk.

Menjamu Barca, Antonio Conte Tak Fokuskan Timnya kepada Lionel Messi Saja

Ketika ditunjuk sebagai pelatih Juventus pada 2011-2012, Conte langsung membawa Bianconeri –julukan Juventus– menjadi yang terbaik di Liga Italia. Padahal semusim sebelumnya, Juventus hanya finis di posisi tujuh Liga Italia 2010-2011.

Begitu juga saat menangani Chelsea, yang mana Conte langsung mengantarkan tim asuhannya menjadi yang terbaik di Liga Inggris 2016-2017. Padahal di Liga Inggris 2015-2016, Chelsea hanya finis di posisi 10. Karena itu, Conte berpeluang besar menjadi pelatih Madrid.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement