3. Juanfran (Atletico Madrid)

(Foto: REUTERS)
Setelah lulus dari akademi Madrid pada 2003 atau ketika usianya 18 tahun, Juanfran dipromosikan ke tim kedua Madrid, Madrid Castilla. Pesepakbola yang biasa mentas di posisi fullback kanan itu menjalani dua musim bersama Madrid Castilla.
Setelah itu, Juanfran sempat membela Espanyol dan Osasuna hingga akhirnya diboyong Atletico Madrid pada 2011. Bisa dibilang, tiap kali menghadapi Madrid, Juanfran, selalu tampil mati-matian. Hal itu sebagai cara fullback 32 tahun itu untuk menunjukkan bahwa Madrid salah telah membuangnya.