MASA depan Jose Mourinho bersama Manchester United bisa dibilang berada di ujung tanduk. Jika Man United kembali kalah saat jumpa Burnley akhir pekan nanti, kemungkinan besar Mou –sapaan akrab Mourinho– tak lagi berada di kursi manajerial Setan Merah.
Meski tak lagi membesut Man United, bukan berarti Mourinho tidak kebanjiran peminat. Diyakini ada sejumlah klub ataupun Tim Nasional (Timnas) yang tertarik mendatangkan eks pelatih FC Porto itu.
Berikut 3 destinasi Mourinho jika dipecat Man United:
3. Tim Nasional Portugal

Bukan rahasia lagi kalau Mourinho tertarik menangani Tim Nasional (Timnas) Portugal. Akan tetapi, sulit bagi pelatih 55 tahun itu membesut Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan dalam waktu dekat. Sebab, Portugal di bawah arahan Fernando Santos terhitung luar biasa.
Santos membawa Portugal menjuarai Piala Eropa 2016, dan tampil oke di Piala Dunia 2018 meski akhirnya tersingkir di 16 besar. Paling cepat, Mourinho bisa menangani Portugal pada 2020, ketika kontrak Santos yang merupakan eks pelatih Yunani itu berakhir.
2. Liga Super China

Bukan tak mungkin Mourinho tertarik menjajal kompetisi baru. Dengan berkarier di Liga Super China, Mourinho bisa menerima gaji besar. Jika berkarier di Negeri Tirai Bambu, Mourinho akan mengikuti jejak pelatih-pelatih top macam Manuel Pellegrini, Marcelo Lippi dan Luiz Felipe Scolari, yang pernah dan masih berkarier di sana.
Peluang melihat Mourinho berkarier di China sangat besar. Mourinho dikenal sebagai pelatih yang menyukai tantangan. Apalagi, andai ia ingin menajamkan rekornya, yang mana pernah menjadi jawara di empat kompetisi (Portugal, Inggris, Italia dan Spanyol) berbeda.
1. Inter Milan

(Mourinho saat bawa Inter kalahkan Barcelona di semifinal Liga Champions 2009-2010. Foto: REUTERS)
Inter bisa dibilang destinasi yang paling memungkinkan bagi Mourinho. Bahkan bukan tak mungkin, Mourinho akan membesut Inter Milan dalam waktu dekat, mengapa? Jika Mourinho dipecat Man United, Nerazzurri –julukan Inter– kemungkinan besar akan memberi jalan kepada Mourinho.
Hal itu karena Inter di bawah arahan Luciano Spalletti, terkhusus di musim ini, tak bisa dikatakan baik. Inter gagal menang di dua laga awal Liga Italia 2018-2019. Setelah dikalahkan Sassuolo 0-1, Mauro Icardi dan kawan-kawan ditahan Torino 2-2.
Selain itu, Mourinho juga memiliki kenangan indah dengan Inter. Ia merupakan pelatih yang mempersembahkan treble winner bagi Inter pada musim 2009-2010. Selama dua musim menangani Inter (2008-2010), Mourinho total menghadirkan lima trofi bagi publik Stadion Giuseppe Meazza.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.