nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Penyerang yang Menyesal Tinggalkan Man United, Nomor 2 Sempat Ribut dengan Ferguson

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 13 Agustus 2018 19:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 13 51 1936008 5-penyerang-yang-menyesal-tinggalkan-man-united-nomor-2-sempat-ribut-dengan-ferguson-5bC635RE2a.jpg Carlos Tevez dan Wayne Rooney (Foto: AFP)

MANCHESTER United merupakan salah satu klub sepakbola terbesar yang ada di dunia. Puncak kejayaan Man United tak bisa dimungkiri berada saat ditangani oleh Sir Alex Ferguson. Meski begitu, nyatanya terdapat sejumlah pemain yang merasa tidak kerasan berada di Man United dan memutuskan untuk hengkang ke klub lain, utamanya para penyerang.

Terdapat sejumlah alasan mengapa para penyerang tersebut menginginkan hengkang. Kendati demikian, nyatanya tak semuanya berjalan mulus. Cukup banyak penyerang yang pada akhirnya menyesal telah meninggalkan Man United. Berikut adalah lima penyerang yang menyesal karena meninggalkan Man United.

5. Dimitar Berbatov

Dimitar Berbatov

Dimitar Berbatov didatangkan oleh Man United pada 2008 setelah sang striker menunjukkan performa gemilang bersama Tottenham Hotspur dengan mencetak banyak gol. Akan tetapi, selama berada di Man United, Berbatov kerap dicap sebagai striker pemalas, meski pada kenyataannya ia cukup banyak mencetak gol dan membawa Man United kepada kemenangan.

Berbatov sendiri sebenarnya kerap dipasang sebagai starting XI pada awal kariernya di Man United. Kendati demikian, setelah kedatangan Javier Hernandez (Chicharito), Berbatov kerap terpinggirkan, yang membuatnya memutuskan untuk hengkang ke Fulham. Bersama Fulham, Berbatov gagal menunjukkan performa terbaiknya yang membuat kiprahnya semakin meredup.

4. Carlos Tevez

Carlos Tevez

Performa Carlos Tevez saat berseragam Manchester United dapat dikatakan menjanjikan. Meski demikian, striker asal Argentina itu kerap menghadirkan kontroversi di luar lapangan, yang selalu mengatakan bahwa dirinya ingin segera berganti klub. Akan tetapi, hal tersebut tak mempengaruhi performanya yang tetap tampil oke di lapangan hijau.

Pada musim panas 2009, Tevez pada akhirnya hengkang ke rival sekota The Red Devils, Manchester City. Meski di kubu Manchester Biru, Tevez juga mampu menampilkan performa bagus, namun ia tak dapat mengulang prestasi meraih enam trofi seperti yang dilakukannya bersama Man United.

3. Andy Cole

Andy Cole

Penyerang berpaspor Inggris, Andy Cole, dapat dikatakan mengalami puncak kariernya saat berseragam Manchester United dari musim 1995-2002. Bersama Setan Merah, Cole mampu menorehkan banyak gol dan menghasilkan segudang trofi. Duet Cole bersama Dwight Yorke bahkan menjadi salah satu yang paling disegani pada masa tersebut.

Kendati demikian, sifat Cole yang introvert membuatnya tidak begitu akrab dengan para penggawa Man United lainnya. Tak ayal, pada 2002, Cole pun memutuskan untuk hengkang.  Sayangnya, di klub barunya Blackburn Rovers, karier Cole malah menjadi meredup. Setelah itu, Cole pun berpindah-pindah ke berbagai klub Inggris lainnya, namun tak pernah lagi mendapatkan karier secemerlang di Man United.

2. Ruud van Nistelrooy

Ruud van Nistelrooy

Ruud van Nistelrooy merupakan salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki Manchester United. Bagaimana tidak, dalam 219 pertandingan yang dilaluinya bersama Setan Merah, striker asal Belanda itu mampu menorehkan 150 gol. Meski begitu, kebersamaan Nistelrooy dengan Man United hanya bertahan lima musim saja.

Pada tahun-tahun terakhirnya bersama Man United, Nistelrooy kerap mendapat kritik dan berseteru dengan sang manajer, Sir Alex Ferguson. Selain itu, Nistelrooy juga memiliki sikap tak ramah dengan bintang muda Man United kala itu, Cristiano Ronaldo. Pada 2006, Nistelrooy pun bergabung dengan Real Madrid.

Meski performa Nistelrooy di Madrid tak bisa dikatakan buruk, namun sang striker tak mampu menorehkan prestasi seperti saat masih bersama Man United. Pada 2010, Nistelrooy dilepas Madrid untuk hengkang ke Hamburg SV. Pada tahun-tahun belakangan, Nistelrooy pun mengakui bahwa sikapnya pada tahun terakhir di Man United tak bisa dibenarkan. Ia juga menelepon Ferguson untuk meminta maaf.

1. Wayne Rooney

Wayne Rooney

Wayne Rooney merupakan top skor sepanjang masa Manchester United dengan torehan 253 golnya. Sebenarnya cukup aneh melihat Rooney berada pada daftar ini karena ia telah memberikan segala yang terbaik untuk Man United dan hengkang ke Everton pada musim panas 2017 secara baik-baik.

Meski begitu, Rooney nyatanya mengakui bahwa pada tahun-tahun terakhirnya di Man United, sikapnya yang tidak disiplin membuatnya mengalami penurunan performa. Lantaran Rooney mengalami kelebihan berat badan, ia pun kehilangan kecepatannya di atas lapangan dan performanya sudah tidak seimpresif dahulu.

Seandainya Rooney mampu mempertahankan performa apiknya, mungkin sang striker tak akan pernah meninggalkan Man United dan pensiun di klub tersebut. Kini, Rooney malah berlaga di Liga Amerika Serikat setelah hanya satu tahun kembali ke Everton lantaran performanya bersama The Toffees tak memuaskan.

1
5

Berita Terkait

Soccer Time

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini