4 Alasan Pelatih Tolak Tangani Madrid, Nomor 1 Faktor Utama

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 11 Juni 2018 13:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 11 46 1909186 4-alasan-pelatih-tolak-tangani-madrid-nomor-1-faktor-utama-bajYyjboRd.jpg Zinedine Zidane. (Foto: Sportskeeda)

REAL Madrid masih terus bergerilya mencari pelatih baru pada musim depan. Hal ini dilakukan karena Zinedine Zidane memutuskan mengundurkan diri dari kursi pelatih Madrid pada akhir bulan lalu.

Sejumlah nama pelatih tersohor di dunia, seperti Mauricio Pochettino, Max Allegri, Antonio Conte dan Joachim Low, pun menjadi kandidat pengganti Zidane. Tetapi, sampai saat ini, tak ada satu pun pelatih yang mencapai kesepakatan dengan pihak Los Blancos –julukan Madrid. Padahal, gaji besar dipastikan bakal dikantongi setiap manajer yang bersedia melatih Sergio Ramos dan kawan-kawan.

Diduga, ada alasan-alasan tertentu yang membuat Madrid sulit mendapatkan pengganti Zidane. Alasan ini tampaknya berkaitan dengan masalah-masalah yang dialami tim yang bermarkas di Santiago Bernabeu tersebut.

Kali ini, Okezone akan membahas alasan yang melatarbelakangi para pelatih menolak menangani Madrid. Sebagaimana diwartakan Sportskeeda, Senin (11/6/2018), berikut empat alasan pelatih menolak tangani Madrid.

4. Waktu Tepat untuk Zidane, Bukan bagi Madrid

Publik menilai keputusan Zidane mengundurkan diri dari Madrid dilakukan dalam waktu yang tepat. Sebab, pelatih berpaspor Prancis itu memutuskan hengkang setelah membantu Madrid meraih kemenangan tiga musim beruntun di Liga Champions.

Jurgen Klopp dan Mauricio Pochettino

(Foto: Sportskeeda)

Tetapi, penilaian yang berbanding terbalik dirasakan Madrid. Sebab, keputusan Zidane untuk hengkang telah membuat Los Blancos kelimpungan. Mereka harus terus bergerilya mencari pelatih ternama dan berbakat. Tetapi kenyataannya, mencari pelatih baru tak semudah yang dibayangkan, meski dana besar siap mereka gelontorkan.

Pasalnya, sejumlah nama pelatih tersohor di dunia kini dalam status yang tak tersedia. Seperti Pochettino dan Low, keduanya baru saja memperpanjang kontrak dengan klub dan tim nasional yang mereka latih. Begitu juga dengan Allegri dan Klopp yang tampaknya masih enggan meninggalkan klub masing-masing karena masih meraih kesuksesan sampai saat ini.

3. Power Play

Salah satu hal yang diduga menjadi penyebab Zidane mengundurkan diri adalah kekuasaan sang presiden, Florentino Perez, yang tak terelakan. Dengan situasi ini, pelatih berkepala plontos itu pun hanya memiliki sedikit peran untuk mengatur tim, selebihnya berada di tangan Perez.

Florentino Perez

(Foto: Sportskeeda)

Kondisi ini bahkan memengaruhi keputusan Zidane dalam mendatangkan pemain di bursa transfer musim panas 2018. Disinyalir, ia dan Perez tak memiliki keputusan yang senada sehingga Zidane pun tanpa ragu memutuskan mengundurkan diri.

Situasi ini diduga telah membuat para pelatih ragu untuk datang ke Santiago Bernabeu. Sebab, pelatih seperti Klopp, Pochettino, serta Allegri, selalu mendapatkan kebebasan dari timnya masing-masing untuk mendatangkan pemain setiap musimnya.

2. Tugas yang Tidak Menyenangkan untuk Gantikan Zidane

Zidane dianggap salah satu pelatih tersukses yang pernah melatih Madrid. Sebab, berbagai prestasi gemilang mampu ia torehkan selama 2,5 musim mengasuh tim yang bermarkas di Santiago Bernabeu tersebut.

Zinedine Zidane

(Foto: Sportskeeda)

Bersama Zidane, Madrid berhasil meraih sembilan trofi di berbagai kompetisi. Tak hanya itu, pelatih berusia 45 tahun itu juga berhasil membuat catatan mengagumkan lainnya. Ia dapat membawa Madrid meraih 70% kemenangan di semua kompetisi.

Tentu saja, kondisi ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi pelatih baru yang bakal menggantikan posisi Zidane. Mereka ragu bisa menorehkan prestasi yang sama atau bahkan lebih dari Zidane saat melatih Madrid.

1. Kurang Terjaminnya Pekerjaan

Setiap pelatih yang tertarik memanajeri Madrid harus siap dengan tekanan fisik serta mental. Sebab, seluruh pihak di Madrid, baik sang presiden ataupun penggemar, bakal selalu menuntut hasil lebih.

Mauricio Pochettino

(Foto: Sportskeeda)

Bahkan, tuntutan tetap menghantui setiap pelatih meski mereka berhasil membawa Madrid meraih kemenangan di kompetisi antarklub paling bergengsi Eropa, Liga Champions. Jika gagal meraih kemenangan, hujatan dipastikan bakal membanjiri kehidupan. Tetapi, ketika berhasil meraih kemenangan, sang pelatih juga tidak akan mendapatkan banyak pujian. Biasanya, pujian lebih banyak dilontarkan kepada para pemain.

Kondisi ini diyakini yang membuat Jose Mourinho tanpa ragu memutuskan hengkang dari Madrid pada 2013. Tentu saja, para kandidat pengganti Zidane pun akan berpikir panjang untuk menjalin kesepakatan dengan Madrid.

1 / 4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini