LONDON – Blunder yang dilakukan penjaga gawang Liverpool, Loris Karius, di final Liga Champions 2017-2018 dapat dibilang terjadi karena ulah yang dilakukan oleh kapten Real Madrid, Sergio Ramos. Pasalnya, setelah Karius melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Massachusetts, didapati kalau penjaga gawang asal Jerman itu mengalami gegar otak ringan setelah tersikut oleh Ramos.
Seperti diketahui, dalam laga final tersebut, Karius melakukan dua kali blunder. Karius dinilai mengalami penurunan konsentrasi setelah tersikut oleh Ramos. Selain itu, pandangan Karius juga disebut memburuk karena sikutan tersebut. Diagnosa tersebut nyatanya mendapat dukungan dari penjaga gawang Chelsea, Thibaut Courtois.
(Baca juga: Karius Dilarikan ke Rumah Sakit karena Alami Gegar Otak)
Courtois menerangkan kalau benturan di kepala memang bisa menjadi hal yang vital bagi seorang penjaga gawang. Pasalnya, Courtois sendiri mengaku pernah mengalaminya. Maka dari itu, sebagai sesama penjaga gawang, Courtois maklum dengan apa yang terjadi pada Karius di final Liga Champions. Ia pun turut bersedih atas insiden tersebut, yang mana kemudian Karius mendapat tekanan besar.