MADRID – Setelah Zinedine Zidane meninggalkan Real Madrid, nama Mauricio Pochettino (Tottenham Hotspur) santer diberitakan akan menjadi juru taktik Sergio Ramos dan kawan-kawan musim depan. Akan tetapi setelah ditelisik lebih dalam, ada yang menarik dari jalannya karier kepelatihan Pochettino.
Di balik keberhasilan Pochettino menjadi salah satu pelatih terbaik di Liga Inggris saat ini, pria berpaspor Argentina itu ternyata mendapatkan banyak ilmu kepelatihan dari arsitek Barcelona saat ini, Ernesto Valverde. Pada musim panas 2006, Valverde ditunjuk manajemen untuk menangani Espanyol.

(Pochettino saat membela Espanyol pada 2005. Foto: AFP)
Saat itu, Valverde melihat Pochettino yang berstatus sebagai pemain, memiliki pengaruh besar di ruang ganti Los Periquitos –julukan Espanyol. Valverde melihat Pochettino yang saat itu berusia 34 tahun, memiliki bakat untuk menjadi pelatih.
BACA JUGA: 5 Calon Pelatih Pengganti Zidane di Madrid, Nomor 2 Kandidat Terkuat
Alhasil, Valverde pun mendorong Pochettino untuk pensiun sebagai pemain dan bertugas sebagai pelatih. Awalnya, Pochettino menolak tawaran tersebut. Akan tetapi setelah melalui perhitungan matang, Pochettino mengiyakan permintaan Valverde.
Pochettino pun pensiun dan serius mengambil lisensi kepelatihan pada 2008. Setahun berselang atau pada 2009, Pochettino mengawali karier sebagai pelatih dengan menangani Espanyol. Setelah tiga tahun menangani Espanyol (2009-2012), Pochettino pindah ke Liga Inggris untuk membesut Southampton.
BACA JUGA: 3 Alasan Zidane Tinggalkan Madrid, Nomor 2 Paling Krusial
Secara luar biasa, Pochettino membawa Southampton finis di posisi delapan Liga Inggris 2013-2014. Padahal saat itu, Rickie Lambert dan kawan-kawan hanya berstatus sebagai klub promosi. Pencapaian itu pun membuat Pochettino diboyong Tottenham Hotspur pada musim panas 2014.

(Pochettino bersinar bersama Tottenham. Foto: REUTERS)
Bersama Tottenham inilah, kualitas Pochettino benar-benar terlihat. Pelatih berusia 46 tahun itu konsisten mengantarkan Tottenham finis di posisi empat besar. Bahkan di Liga Inggris 2015-2016, Harry Kane dan kawan-kawan finis di posisi dua.
Karena itu, Pochettino pun masuk radar Madrid. Jika benar menjadi pelatih Madrid, Pochettino siap melakoni laga el clasico kontra Valverde yang sejak pertengahan 2017 menangani Barcelona.
(Ramdani Bur)