3. Arsene Wenger

Nama Wenger tidak dapat dikesampingkan. Selama 22 tahun melatih di level teratas bersama Arsenal, membuat The Professor –julukan Wenger– memiliki pengalaman panjang di persepakbolaan internasional. Wenger yang mendewakan permainan menyerang bersama Arsenal, dapat melakukan hal yang sama bareng Madrid.
Bahkan, Wenger dapat merealisasikannya dengan sumber daya yang jauh lebih dashyat, mengingat keberadaan pemain-pemain top macam Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Isco Alarcon hingga Marco Asensio. Karena itu, paceklik gelar yang dialami Wenger dalam beberapa musim terakhir menangani Arsenal, bukan tak mungkin dapat terhenti dengan membesut Madrid.