Pelatih berusia 52 tahun tersebut percaya bahwa ketiga tim yang hadir di ajang PSSI Anniversary Cup 2018 tidak dalam kondisi main-main. Ia pun memberikan apresiasi kepada anak-anak asuhnya yang telah berjuang sekuat tenaga untuk bisa menyamai level tim-tim papan atas di kawasan Asia itu.
“Saya senang anak-anak berhasil dan berusaha untuk menyamai level mereka. Kami masih punya waktu empat bulan untuk mencari solusi permasalahan yang ada. Tidak ada obat lain selain berusaha keras, mencoba lagi, latihan lagi dan sebagai seorang pelatih ini menjadi tantangan saya untuk memecahkan solusi ini,” tambahnya.

Pada ajang Anniversary Cup 2018, Bahrain akhirnya memastikan diri keluar sebagai juara dengan koleksi tujuh poin. Sementara Uzbekistan tampil sebagai runner-up dengan raihan tiga poin. Sedangkan Korea Utara harus puas berada di posisi buncit dengan torehan dua poin, namun memiliki selisih gol yang lebih banyak ketimbang Indonesia.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.