nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kepuasan Luis Milla pada Timnas Indonesia U-23 di PSSI Anniversary Cup 2018

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 04 Mei 2018 01:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 04 51 1894266 kepuasan-luis-milla-pada-timnas-indonesia-u-23-di-pssi-anniversary-cup-2018-ePj74JLzJ5.jpg Timnas Indonesia U-23 (Foto: Antara)

BOGOR – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23, Luis Milla, cukup puas dengan penampilan anak asuhnya di ajang PSSI Anniversary Cup 2018. Memainkan laga terakhir melawan Uzbekistan, Garuda Muda –julukan Timnas Indonesia U-23– puas berada di posisi ketiga dengan raihan dua poin.

Kekalahan 0-1 di laga awal melawan Bahrain, berhasil ditutup dengan hasil imbang di dua laga berikutnya melawan Korea Utara dan Uzbekistan. Pada dua laga tersebut, Timnas Indonesia U-23 harus puas bermain imbang dengan skor akhir 0-0.

Hasil tersebut menjadi modal baik bagi Timnas Indonesia U-23 untuk menatap Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Jakarta. Setidaknya Hansamu Yama dan kawan-kawan mampu mengimbangi tim-tim besar Asia sekelas Bahrain, Korea Utara dan Uzbekistan.

Baca juga Luis Milla Siap Terima Kritikan

Tetapi, Luis Milla juga menyadari bahwa skuad yang dibawa lawannya pada ajang kali ini tidak sepenuhnya hadir. Namun pelatih berpaspor Spanyol itu memuji cara bermain anak asuhnya pada turnamen ini yang sudah bisa dikatakan berada di level atas.

“Memang sebagian tim (lawan) tidak membawa full team. Tapi kita bisa lihat sistem bermainnya, cara kerja tim mereka (Timnas Indonesia) sudah di level atas. Tiga tim ini datang ke Indonesia dengan kompetivitas yang sangat tinggi, mereka punya budaya, dan untuk mencapai level itu sangat sulit,” ungkap Luis Milla, seusai pertandingan.

Pelatih berusia 52 tahun tersebut percaya bahwa ketiga tim yang hadir di ajang PSSI Anniversary Cup 2018 tidak dalam kondisi main-main. Ia pun memberikan apresiasi kepada anak-anak asuhnya yang telah berjuang sekuat tenaga untuk bisa menyamai level tim-tim papan atas di kawasan Asia itu.  

“Saya senang anak-anak berhasil dan berusaha untuk menyamai level mereka. Kami masih punya waktu empat bulan untuk mencari solusi permasalahan yang ada. Tidak ada obat lain selain berusaha keras, mencoba lagi, latihan lagi dan sebagai seorang pelatih ini menjadi tantangan saya untuk memecahkan solusi ini,” tambahnya.

Pada ajang Anniversary Cup 2018, Bahrain akhirnya memastikan diri keluar sebagai juara dengan koleksi tujuh poin. Sementara Uzbekistan tampil sebagai runner-up dengan raihan tiga poin. Sedangkan Korea Utara harus puas berada di posisi buncit dengan torehan dua poin, namun memiliki selisih gol yang lebih banyak ketimbang Indonesia.

1 / 2
GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini