AS Roma Belajar dari Kekalahan Jelang Jamu Shakhtar Donetsk

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 13 Maret 2018 08:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 13 261 1871805 as-roma-belajar-dari-kekalahan-jelang-jamu-shakhtar-donetsk-B67viVL60V.jpg Eusebio Di Francesco (Foto: AFP)

ROMA – Pelatih AS Roma, Eusebio Di Francesco, meminta skuadnya untuk bermain konsisten secara penuh saat melakoni leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2017-2018. I Giallorossi –julukan Roma– akan menjamu Shakhtar Donetsk di Stadio Olimpico pada Rabu 14 Maret 2018 dini hari WIB.

Francesco juga meminta para pemain untuk menetapkan satu tujuan bersama yakni lolos ke perempatfinal. Pasalnya saat ini mereka tengah tertinggal 1-2 dari Donetsk yang meraih kemenangan di leg pertama yang berlangsung di Oblasny SportKomplex Metalist.

“Kami semua memiliki satu tujuan untuk lolos dari putaran ini dan maju ke perempatfinal. Untuk melakukan itu, kami perlu bekerja secara kolektif sebagai sebuah tim,” ungkap Francesco, mengutip dari laman resmi Roma, Selasa (13/3/2018).

Baca juga Mbappe Beberkan Perbedaan PSG dengan Madrid

Belajar dari pengalaman leg pertama, Francesco menegaskan agar timnya tidak kecolongan. Pasalnya pada pertemuan pertama tersebut, Roma sejatinya telah unggul dari Donetsk 1-0 di babak pertama. Namun, keadaan berbalik kala laga memasuki babak kedua. Tim asal Ukraina itu mampu membalikkan keadaan dan menang dengan skor 2-1.

“Kami tidak bisa pergi ke sana untuk berpikir hanya bermain selama 45 menit. Dulu (leg pertama) kami kekurangan konsistensi dalam permainan ini, jadi saya berharap semua hal yang telah kami jalani sejauh ini membuat kami menyadari betapa pentingnya menjaga level yang konsisten sepanjang pertandingan,” tambahnya.

“Kami tidak bisa (melakukan) kesalahan besok, karena kami menghadapi tim yang baik. Kami ingin lolos ke babak berikutnya sehingga kami tidak mampu memiliki satu setengah pun,” lanjut pelatih berusia 48 tahun itu.

Baca juga Giroud: Chelsea Fokus Hadapi Barca di Leg II 16 Besar Liga Champions

Selain itu, pelatih berpaspor Italia itu berharap skuadnya tidak melakukan banyak kesalahan terutama pada sisi pertahanan. Menurutnya kekalahan di leg pertama sebelumnya juga tidak lepas dari kesalahan lini belakang skuadnya.

“Tidak seperti leg pertama, penting bagi kami untuk tidak menyerah jika kami memimpin. Kami perlu menjaga keseimbangan, menunjukkan kecerdasan dan konsisten dalam penampilan kami. Kami perlu menghindari kesalahan defensif karena kami tidak bisa melakukan kesalahan defensif,” pungkasnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini