Image

Pochettino: Wenger Bisa Menjadi Pelatih Arsenal Selama Satu Generasi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 10 Februari 2018 09:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 10 45 1857488 pochettino-wenger-bisa-menjadi-pelatih-arsenal-selama-satu-generasi-JYpCczvIvk.jpg Arsene Wenger (Foto:AFP)

LONDON – Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, menganggap Arsene Wenger bisa menjadi pelatih Liga Inggris terakhir yang tetap memimpin klub selama satu generasi.

Wenger merupakan manajer dengan masa jabatan terpanjang di kompetisi Liga Inggris. Pelatih berkebangsaan Prancis tersebut sudah membina klub berjuluk The Gunners tersebut sejak musim 1996 dan hingga saat ini belum ada pelatih yang bisa mengalahkan rekor kepelatihannya.

Hanya pelatih Bournemouth, Eddie Howe dan pelatih Burnley, Sean Dyche yang mampu bertahan lebih dari lima tahun membina klub. Sementara Pochettino sendiri baru 3,5 tahun menangani The Lilywhites –julukan Tottenham Hotspur- sekaligus menjadi manajer dengan masa jabatan terpanjang keempat di Liga Inggris.

Pochettino sendiri telah berbicara mengenai hal ini menjelang derby London Utara yang mempertemukan Tottenham melawan Arsenal. Menurutnya ketidaksabaran pemilik klub tidak akan membuat Wenger bisa bertahan lama bersama Arsenal.

“Sulit untuk menjadi seperti Wenger. Untuk alasan yang berbeda, ini sulit. Mungkin kami berbicara tentang salah satu manajer terakhir yang bisa menerapkan kekuatan ini atas segala hal dalam klub sepakbola,” terang pelatih berkebangsaan Argentina tersebut, sebagaimana diwartakan Soccerway, Sabtu (10/2/2018).

Baca Juga:

(Salah Dapat Pujian dari Legenda Liverpool)

“Pemiliknya berbeda beda akhir-akhir ini, sebelumnya Inggris adalah surga kecil untuk sepakbola. hal ini unik, ada rasa hormat untuk proyek, untuk orang-orang dan penghormatan kepada manajer. Bahkan ketika saya tiba di Southampton lima tahun yang lalu, semuanya masih ada di sana.” Lanjutnya.

“Tapi sekarang pemiliknya berbeda. Ketika sepakbola Inggris mulai berintergrasi lebih banyak dengan sepakbola Eropa, Inggris mulai berbagi budaya Latin lebih banyak. Dalam beberapa tahun terakhir semua yang telah terjadi dalam permainan bahasa Inggris serupa dengan apa yang akan terjadi di Inggris maupun negara Eropa lain,” tuntasnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini